BOGOR TODAY – Mendekati musim penghujan menjadi kewaspadaan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mengingat banyak wilayah di Bumi Tegar Beriman masuk zona merah alias rawan longsor.

Untuk menghadapi musim hujan dan cuaca ekstri dan adanya bencana alam, Pemkab Bogor bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0621/Kabupaten Bogor menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam.

“Apil ini untuk mempersiapkan diri dalam mengantisipasi bencana dari sisi personil dan peralatan yang dimiliki di seluruh instansi yang ada di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor Letkol (Inf) Sukur Hermanto, disela kegiatan, Jumat (23/10/2020).

Apel yang berlangsung di Lapangan Tegar Beriman Cibinong, melibatkan Kodim, Polres Bogor, BPBD, PMI dan PLN. Karena itu, merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan kekuatan yang besar dan peralatan yang banyak pula.

“Bencana tidak bisa diprediksi namun kita harus terus mempersiapkan penanganannya supaya, kita nanti dapat lebih cepat dan lebih responsive, sehingga bisa menjangkau semua,” kata Dandin.

Dandim meminta kepada seluruh intansi untuk mengecek perlengkapan dan kesiapan maupun jumlah personil kemudian disinergikan dengan intansi lainnya dalam mengantisipasi bencana alam. “Saya yakin teman-teman sudah siap,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan, Apel Kesiapsiagaan adalah langkah awal yang tepat dalam mengantisipasi bencana dimusim penghujan.

“Dari data yang didapat, ada 22 Kecamatan dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor yang dinilai rawan bencana seperti banjir, longsor dan puting beliung. Sedangkan untuk daerah padat penduduk, itu rawan bencana kebakaran,” tutur Rudy.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, dalam mengantisipasi dan memetakan beberapa wilayah rawan bencana di Kabupaten Bogor, dibutuhkan beberapa perlengkapan penunjang.

“Pemkab Bogor belum memiliki mobil kendaraan untuk rumah sakit lapangan dan mobil komunikasi lapangan, nanti akan kami kaji bersama anggota dewan lainnya. Selain itu, perlengkapan untuk beberapa kecamatan yang blank spot seperti di Wilayah Sukamakmur dan Malasari juga Kecamatan Nanggung, disana jaringannya kurang bagus,” tukasnya. (Adit)