BOGOR TODAY – Pandemi Covid-19 masih berlangsung, bahkan beberapa daerah masih menerapkan PSBB. namun, di Kabupaten Bogor, tiga Desa di Kecamatan Tamansari dipastikan akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di penghujung tahun 2020 ini. Ketiga desa tersebut, di antaranya Desa Sukamantri, Sukaresmi dan Sukajadi.

Bukan itu saja, Pilkades di Kecamatan Tamansari dikabarkan bakal menelan dana Anggaran Pemerintah dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor sebesar Rp 560 juta lebih. Hal itu mengingat jumlah daftar pemilih untuk tiga desa mencapai 28 ribu jiwa lebih.

Sekretaris Kecamatan Tamansari, Hidayat mengatakan, bahwa anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk pelaksanaan pilkades termasuk pengadaan masker dan protokol kesehatan lainnya.

“Anggaran Pilkades ini dilihat berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dan setelah mendapat data dari Pak Kasi Pemerintahan bahwa jumlah daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 28.210 jiwa, di mana jumlah tersebut tersebar untuk tiga desa. Artinya, jika DPS sebanyak 28.210 jiwa maka jumlah anggaran pilkades kurang lebih Rp 564.200.000, hal itu karena dihitung per hak suara sebesar Rp 20 ribu, dan biasanya DPS ke DPT itu jumlahnya tidak akan jauh berbeda,” jelasnya kepada BogorToday.com, Senin (19/10/2020).

Hidayat menambahkan, bahwa anggaran Pilkades ini mulai dicairkan oleh pemerintah setelah panitia menetapkan jumlah DPT dan itu rencananya di akhir November mendatang. “Jadi tahapannya itu masih terus berlanjut hingga November dan Desember,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Hidayat, berdasarkan laporan dari panitia bahwa di Pilkades tahun ini sedikitnya sudah ada 17 orang bakal calon (balon) yang menyerahkan berkas pendaftaran, ke-17 orang tersebut di antaranya 6 orang mendaftar di desa Sukamantri, 6 orang di desa Sukaresmi dan 5 orang.

“Nah, jumlah calon ini belum final karena akan ada tahapan seleksi, dan berdasarkan aturan setiap desa itu maksimal 5 orang calon untuk maju di Pilkades serentak tahun ini,” tandasnya. (Heri)