BOGOR TODAY – “Ada yang gantung diri,” teriak Muslihat. Suaranya memekik menerobos celah-celah rindangnya dedaunan perkebunan warga Desa Cibunar, Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Dengan nafas yang tersengal-sengal, Muslihat terus berlari kecil menuju kantor Polisi Sektor Parungpanjang untuk melaporkan kejadian itu. Sesekali ia mengabarkan kepada warga yang berpapasan di jalan.

Tak lama usai mendapat laporan, Polisi bergegas mendatangi lokasi yang dimaksud Muslihat. Jasad yang masih tergantung di sebuah pohon rambutan mendadak jadi tontonan warga, dari yang tua hingga anak-anak.

“Bapak…bapak,” ratap anaknya histeris. Sementara sang istri terus memeluk kaki korban yang lebih tinggi darinya.

Dari hasil penyelidikan kepolisian korban bunuh diri akibat terlilit masalah ekonomi dan depresi setelah adik perempuannya berinisial R tak kunjung pulang selama dua bulan. Korban berinisial M (28) warga Jagabita, Kecamatan Parungpanjang.

“Jasadnya sudah dievakuasi pihak puskesmas. Keluarga juga sudah menerima kejadian ini sebagai takdir yang dituangkan dalam surat pernyataan” terang Kapolsek Parung Panjang Kompol Suharto. (B. Supriyadi).