BOGOR TODAY – Salah satu korban bencana alam longsor di Kawasan Puncak, Gunung Mas, Kabupaten Bogor yang terjadi beberapa hari lalu membuat heboh masyarakat. Terlebih kabar itu dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggung jawab dengan mengunggahnya ke media sosial.

Dalam keterangan yang beredar, korban mengaku telah kehilangan perhiasan seberat 13 gram serta uang tunai. Ia, menduga barang miliknya raib lantaran dicuri saat rumahnya dalam keadaan kosong.

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harun menegaskan bahwa informasi yang beredar itu tidaklah benar alias hoaks.

“Hasil komunikasi dengan Kapolsek Cisarua bahwa kabar itu tidak benar. Faktanya perhiasan beserta uang milik salah satu korban longsor terbawa hanyut arus air,” terang Harun, Jumat (22/1/2021).

Dengan demikian, pihaknya menyebut bakal menyelidiki penyebar kabar bohong tersebut. Karena, kata dia hal itu sudah masuk pidana.

“Kami akan menyelidiki, karena ini sudah masuk pidana. Kemudian sampai saat ini kami belum mendapat laporan kehilangan karena anggota kami sudah siaga di sana (lokasi bencana),” ucapnya.

Terpisah, dalam keterangan video berdurasi 21 detik, Erlin (21) pemilik emas mengklarifikasi kabar yang sempat membuat ramai media sosial tersebut.

“Saya Erlin, mengklarifikasi bahwa barang yang hilang bukan karena dicuri, melainkan hanyut terbawa arus air akibat banjir bandang,” ucapnya. (B. Supriyadi)