BOGOR TODAY – Bupati Bogor, Ade Yasin resmikan gedung serbaguna dan aula sanika satyawasa di markas komando (Mako) Polres Bogor, Rabu (6/1/2021).

Bangunan dua lantai yang terhubung menuju gedung pelayanan publik Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Reskrim ini dibangun dengan menggunakan dana hibah Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menyebut meski di masa pandemi covid-19 ini pihaknya optimis menggairahkan roda ekonomi dengan menghadirkan Toko Modern di tengah pusat pelayanan publik Kepolisian dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat.

“Tak hanya itu, kami juga merenovasi klinik Pratama Faskes tingkat 1 sebagai fasilitas sarana kesehatan yang nantinya dapat digunakan oleh anggota dan masyarakat umum”. Ujar mantan penyidik KPK itu.

Sementara, Bupati Bogor, Ade Yasin berharap dengan adanya fasilitas baru, bisa semakin mendukung kelancaran tugas jajaran Polres Bogor baik dalam hal penegakan hukum, pemeliharaan Kamtibmas, perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.

“Selama ini Polres Bogor telah memberikan berbagai dukungan dalam upaya pengamanan wilayah, baik yang bersifat rutin seperti pada momentum Hari Raya keagamaan, tahun baru, Pilkades serentak, dan penanggulangan bencana alam maupun non alam,” kata Ade usai meresmikan.

Tak hanya itu, Ade juga mengapresiasi atas dukungan jajaran Polres Bogor dalam menghadapi masa sulit penuh tantangan khususnya dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 dan proses penyelenggaraan pembangunan Kabupaten Bogor secara keseluruhan.

Sehingga agenda pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik aman dan lancar.

“Pemerintah Kabupaten Bogor senantiasa berupaya membangun sinergi yang kuat antara seluruh komponen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, termasuk Polres Bogor sebagai salah satu pilar untuk mewujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” ujarnya.

Menurutnya, anggaran hibah Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020 untuk pembangunan aula ini adalah 8,4 miliar rupiah dan untuk renovasi Klinik Pratama sebesar 1,2 miliar rupiah. (B. Supriyadi)