BOGOR TODAY – Proyek pembangunan dua jalur kereta api (double track) jurusan Bogor-Sukabumi sudah berjalan. Namun dalam pelaksanaannya, terpaksa dua jembatan di Kota Bogor harus diruntuhkan lantaran akan ditambah ketinggiannya.

Dua jembatan tersebut terletak di Jalan Paledang, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, dan Jalan Pahlawan atau biasa dikenal tanjakan Empang, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan.

Akibatnya, arus lalu lintas di dua jalan tersebut tersendat lantaran kendaraan harus melintas jembatan sementara yang dibangun oleh pelaksana pembangunan double track.

Agus Sanusi selaku Pengelolaan Jalan dan Jembatan PUPR Provinsi Jawa Barat, mengatakan, jembatan yang saat ini dibongkar akan dibangun kembali dan ditargetkan dalam waktu 6 bulan bisa selesai. Kemudian di jalur tersebut tidak ada penutupan secara menyeluruh, karena sudah dibuatkan jembatan sementara.

“Kita bangun jembatan sementara, ketika sudah selesai jembatan sementara tersebut akan dibongkar,” katanya kepada wartawan, Rabu (24/02/2021).

Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Turjawali Polresta Bogor Kota, AKP Budi Suratman mengatakan, pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) sudah dua kali melangsungkan gladi atau ujicoba pada jembatan bailey itu.

“Sehingga pada hari ini, mulai pelaksanaan pengalihan arus dan pembongkaran jembatan mulai jam 08.00 WIB sampai dengan enam bulan ke depan,” kata Budi.

Sambung dia, dialihkannya arus lalu lintas ke jembatan bailey pada dua ruas tersebut, dikarenakan jembatan pada jalan tersebut harus dibongkar. Sehingga mau tak mau, harus dibangun jembatan sementara untuk pengalihan arusnya.

Tak hanya itu, kendaraan yang melintas juga dibatasi. Kendaraan besar seperti truk, tronton, dan kendaraan berat lainnya juga diimbau untuk tidak melintasi Jalan Pahlawan atau Jalan Paledang.

“Himbauan sudah kami pasang. Dan kita juga ada alat pengukur (berat) kendaraan sehingga tidak bisa menerobos. Terutama di jalur Empang. Kita tetap menjaga keselamatan kendaraan dan arus lalu lintas di kedua titik tersebut,” ucapnya.

Terpisah, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh menjelaskan, bahwa pembongkaran jembatan yang ada di wilayahnya sudah izin kepada unsur Muspida dan juga unsur Muspika.

“Ini kan program nasional yang tentunya harus kita dukung dan mereka sudah berkomunikasi dengan pihak Muspida dan Muspika terkait pembongkaran jembatan tersebut,” katanya.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat atau pengendara untuk berhati-hati saat melintas di jalan tersebut. “Ujicoba juga sudah dilakukan sebelumnya,” pungkasnya. (Heri)