BOGOR TODAY – Hingga pukul 20:30 WIB malam, kekeruhan air baku Sungai Ciliwung masih di kisaran 1.500 NTU, sehingga mengganggu sistem pengolahan air di IPA Katulampa.

“Petugas menurunkan debit air baku dari 300 liter perdetik menjadi 200 liter perdetik untuk mengoptimalkan proses pengolahan air dan menjaga kualitas air bersih agar sesuai standar Permenkes,” ujar Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira G dalam keterangan perssnya.

Ketinggian air, lanjut Rino, di Reservoir Katulampa terpantau rendah, di level 50 cm dari kondisi normal 200 cm. Hal ini menyebankan gangguan pasokan di wilayah Perum MBR, Griya Katulampa, Bantar Kemang dan sekityarnya.

“Kami mengimbau pelanggan untuk menampung air saat masih mengalir. Bagi pelanggan yang pasokannya terganggu, silakan hubungi Call Center di nomor 0251-8324111 atau chat WA 08111182123,” jelasnya.

Perusahaan plat merah milik Pemerintah Kota (Pemkot) bogor, menyiagakan petugas di lapangan untuk selalu siaga 24 jam, berupaya menjaga pasokan agar pelayanan kembali normal.

“Untuk gangguan pelayanan ini, Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini kepada seluruh pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor,” tandasnya. (B. Supriyadi/*)