BOGOR TODAY – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bogor menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) periode 2020-2022 di aula Dinas Pendidikan Kota Bogor, Sabtu (6/3/2021).

Kegiatan yang diawali dengan stadium general (kuliah umum) mengusung tema “Revitalisasi Kepemimpinan Pemuda dan Strategi Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045” dengan menghadirkan dua pemateri dari Dinas Pendidikan dan dari Direktur Utama PDAM Kota Bogor. Dan tentunya dijalankan sesuai protokol kesehatan (prokes).

Ketua KAMMI Bogor, Edo Agasiswanto menyebut bahwa dalam pembahasan dalam agenda stadium general yaitu mengenai peran pemuda dalam menyiapkan kepemimpinan yang akan datang dari sudut pandang dunia Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pendidikan.

“KAMMI Daerah Bogor saat ini lebih memperbanyak agenda-agenda yang berkelanjutan dan bermanfaat untuk masyarakat dan kader. Jadi fokus utamanya adalah kebermanfaatan dan keberlanjutan sehingga program ini tidak hanya berhenti di satu periode, tetapi bisa meneruskan hingga ke periode selanjutnya,” terang Edo.

Disisi lain, Edo memaparkan agenda tersebut tidak hanya fokus kebermanfaatan. Akan tetapi agar seluruh bidang fokus ke pengkaderan dan pergerakan, sehingga mampu menghasilkan generasi yang terbaik.

Menurutnya, KAMMI merupakan harakatul tajnid (organisasi berbasis kaderisasi) dan harakatul ‘amal (organisasi berbasis pergerkan). Dengan demikian maka perlu adanya pengkaderan disetiap program kerja dan memberikan output yang bisa dijadikan sebagai langkah awal untuk pergerakan.

Sebagai informasi, Musyawarah Kerja tersebut juga dihadiri seluruh komisariat yang ada di wilayah Bogor, mulai dari komisariat Universitas Djuanda, Komisariat Al Wafa, Komisariat Tazkia, komisariat UIKA, komisariat Universitas Pakuan. (B. Supriyadi).