BOGOR TODAY – Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Edy Soeparno membuka pelatihan karya tulis ilmiah guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Hotel Swiss-Bellinn, Kota Bogor, Senin (1/3/2021).

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan DPR RI Komisi VII.

Dalam sambutannya Edy Soeparno sangat mengapresiasi terhadap profesi guru, yang menurutnya profesi tersebut dikatakan sulit, karena tidak semua orang bisa menjadi guru. Tak hanya itu, ia juga menyebut bagaimana agar anak didiknya dapat memahami pelajaran yang disampaikan.

”Karena adanya pandemi Covid-19, saya sangat kesulitan menjadi guru untuk anak-anak saya di rumah,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu kepada wartawan.

Sementara, Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries mengatakan pelatihan ini termasuk program bakti inovasi, yaitu bentuk pertanggungjawaban LIPI kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan daya guna produk hasil penelitian dan inovasi serta dapat mengetahui respon pengguna, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi juga ajang promosi kepada masyarakat.

Dilokasi yang sama, Joko Ridho Witono yang merupakan peneliti utama Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Bogor LIPI yang sekaligus menjadi narasumber mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas guru agar mampu menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI) menurut kaidah penulisan KTI.

Dengan demikian, peserta mendapatkan pengetahuan bagaimana membuat proposal penelitian.

“Sasaran kegiatan ini adalah agar para guru mampu menyusun proposal penelitian untuk kepentingan dirinya sendiri dan juga mampu mengajarkannya kepada siswa di sekolah masing-masing,”terangnya. (B. Supriyadi)