JAKARTA TODAY – Awarding ceremony Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2021 telah diselenggarakan di Auditorium Perpustakaan Nasional Jakarta, pada Jumat (2/4/2021) sore.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusiadan Kebudayaan (MenkoPMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi turut hadir untuk menyerahkan Alex & Frans Mendur Trophy kepada penerima anugerah Photo of The Year 2019 dan 2020.

Baca juga : HUT ke 44 Perumda Tirta Pakuan, Momen Penting Tingkatkan Pelayanan

Pewarta Foto Radar Sulteng, Mugni Supardi dan pewarta foto Harian Singgalang Givo Alputra terpilih sebagai penerima kategori paling bergengsi APFI, Photo of The Year 2019 dan 2020.

Dalam pidatonya, Menhub Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan APFI 2021 sekaligus menjelaskan peran penting foto sebagai sebuah medium yang dapat memberikan pelajaran dan merekam sebuah peristiwa sebagai sebuah catatan penting untuk negeri.

“Saya memberikan apresiasi kepada Pewarta Foto Indonesia (PFI), di tengah-tengah situasi sulit ini masih bisa menyelenggarakan kegiatan yang bisa
menginspirasi. Foto jurnalistik ini sangat penting sebagai sebuah kontrol kepada
pemerintah”, ujar Budi Karya.

Baca juga : Masjid dan Panti Asuhan H. Haryono Mukana diresmikan oleh Wamenhan RI di Ciampea

Menko PMK Muhadjir Effendy juga turut memberikan sambutannya, ia berpesan agar seluruh pewarta foto terus berkarya meski keadaan sedang tidak baik-baik saja.

“APFI adalah sebuah langkah penting yang patut dihargai. Karena foto memiliki kelebihan tersendiri dibanding narasi”, ujar Muhadjir Effendy.

Selain menyerahkan Alex & Frans Mendur trophy kepada penerima Photo of The Year,
kedua Menteri kabinet Indonesia Maju tersebut juga turut menyerahkan piala dan piagam kepada PFI Kota yang berprestasi.

PFI Medan yang diwakili Ketuanya Rahmat Suryadi berhasil menerima anugerah Best Management Award, sedangankan Hendi Novian Ketua PFI Bogor menerima Best Performance Award.

Kedua gelar tersebut merupakan bagian dari PFI Kota Award, penghargaan baru untuk pengurus PFI Kota yang dinilai memiliki kontribusi dan prestasi yang baik dalam satu tahun terakhir.

Ketua Umum PFI Reno Esnir menyampaikan selamat kepada seluruh penerima Anugerah. Ia juga mengapresiasi pemerintah dan seluruh stakeholder yang telah mendukung gelaran APFI 2021.

“Tanpa dukungan dari semua pihak, APFI 2021 tidak akan terselenggara di tengah pandemi yang sangat menyulitkan semua orang ini”, ujar Reno.

Ketua penyelenggara, Sopian, mengucap syukur dan terimakasih karena gelaran awarding APFI 2021 berjalan sukses dan lancar. “Terimakasih kepada Menko PMK, Menhub, Dewan Pers, Perpusnas, pengurus PFI Kota se-Indonesia, dan seluruh pengurus serta panitia yang telah bekerja keras hingga larut pagi dalam mempersiapkan agenda kebanggaan wartawan foto tanah air ini”, pungkasnya.

Anugerah Pewarta Foto Indonesia merupakan ajang penghargaan tertinggi untuk insan wartawan foto di Indonesia. Dari tahun ke tahun, apresiasi terhadap APFI semakin meningkat, ribuan orang hadir untuk dapat menyaksikan pameran dan agenda fotografi lainnya yang diselenggarakan dalam satu rangkaian kegiatan APFI.

APFI melombakan 6 kategori, yaitu : General News – Spot News – People In The News – Sport, Art, Culture, and Entertainment, dan Environment/Nature, plus satu kategori paling bergengsi, yaitu Photo of The Year, foto terbaik selama satu tahun yang secara mutlak dipilih oleh dewan juri.

Tahun ini APFI menambahkan satu
kategori baru, Humas/Korporasi, penghargaan bagi insan kehumasan yang banyak merekam peristiwa penting. Penyelenggaraan APFI ke-11 kali ini menampilkan sejumlah peristiwa bersejarah yang direkam oleh pewarta foto dan jurnalis warga ditahun 2019 dan 2020.

Dewan juri terdiri dari pewarta foto, jurnalis senior, praktisi fotografi, atau akademisi. Salah satu tujuan dari agenda ini adalah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, sekaligus dapat memberikan edukasi akan pentingnya mengabadikan dan mengarsipkan sebuah momen penting. Selain itu, APFI juga kerap menjadi sebuah agenda silaturahmi antar wartawan di Indonesia dan stakeholder pendukung. (Aditya)