JAKARTA TODAY – Buntut polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap 75 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seluruh pimpinan KPK dilaporkan ke Ombudsman RI  karena diduga melakukan maladministrasi.

Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) Sujanarko salah satu perwakilan dari 75 pegawai KPK menyebut bahwa pihaknya melaporkan proses TWK yang dilakukan KPK bermasalah.

Baca Juga :  BNN Minta Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba di Indonesia Perlu Kebijakan Responsif dan Komprehensif

Baca juga : Ketua KPK: Tak Ada Pilihan Lain, Korupsi Saat Bencana Corona Dituntut Mati!

“Pengaduan untuk praktisnya hanya ditandatangani 15 pegawai yang TWK,” kata Sujanarko seperti dikutip detik.com Rabu (19/5/2021).

Baca juga : Tim KPK Endus Keberadaan Nurhadi Cs di Surabaya hingga Bogor

Sujanarko menyampaikan terdapat enam indikasi maladministrasi yang dilakukan pimpinan KPK.

Baca Juga :  Kasus Suap Proyek Pengadaan Barang dan Jasa Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

Baca juga : Ini Kata KPK Soal MK Bolehkan Eks Koruptor Bisa Maju Pilkada Setelah 5 Tahun

“Dari kajian kita ada banyak sekali maladministrasi yang sudah dilakukan KPK, baik penerbitan SK-nya, prosesnya, dari sisi wawancara hampir ada 6 indikasi yang kita sampaikan pimpinan KPK telah melakukan maladministrasi,” terangnya.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua