BOGOR TODAY – Organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor kembali menggelar pameran foto jurnalistik ‘Bogor dalam Bingkai’. Pameran tahunan ini menjadi yang keenam kalinya dan menyajikan foto-foto persitiwa yang terjadi di kota dan Kabupaten Bogor sepanjang 2020.

Pameran yang berlangsung di selasar Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor ini dibuka langsung Bupati Bogor Ade Yasin, Jumat (11/6/2021). Pameran akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Pameran ini dikuratori oleh Hermanus Prihatna, Redaktur Foto Antara sekaligus Pembina PFI Pusat. Total, ada 80 foto tunggal dan lima foto cerita hasil bidikan anggota PFI Bogor yang dipamerkan kali ini.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen foto terkait dengan pandemi Covid-19. Dampak pandemi yang begitu terasa di berbagai aspek dan menghantam sendi-sendi kehidupan terekam apik lewat jepretan para pewarta foto.

“Dari foto-foto yang dipamerkan, sekitar 60 persen di antaranya terkait masalah pandemic Covid-19. Semoga pameran foto ini menjadi dokumentasi berharga yang bermanfaat sebagai pengingat atas peristiwa-peristiwa buruk agar tidak terjadi lagi ke depannya,” ujar Hermanus.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pameran Foto Jurnalistik Bogor dalam Bingkai VI, Mikail Arvian mengucap syukur karena agenda tahunan PFI Bogor ini bisa terlaksana. Pameran foto ini menjadi wujud karya para pewarta foto Bogor yang setiap hari bertugas mengabarkan berbagai peristiwa lewat jepretannya.

“Meski dengan segala keterbatasan di tengah pandemic Covid-19, bukan menjadi alas an untuk tidak berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua PFI Bogor, Hendi Novian menceritakan, pameran tahunan ini sempat tertunda beberapa kali.
Semula, pameran Bogor dalam Bingkai VI ini direncanakan berlangsung pada awal 2021. Namun, melihat grafik kasus Covid19 yang terus meninggi dan menyesuaikan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemic saat itu, rencawa awal terpaksa dibatalkan.

“Pameran baru bisa terlaksana sekarang ini, pertengahan tahun saat kegiatan-kegiatan mulai diperbolehkan. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata lelaki yang karib disapa Kozer ini.

Menurutnya, pandemi juga mengubah pola kerja para pewarta foto. Mendokumentasikan momen saat pandemic buka tanpa risiko. Potensi penularan bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
Meski demikian, kondisi tersebut tak membuat teman-teman pewarta foto berdiam diri.

Hal ini terbukti lewat beragam momen yang diabadikan dan disajikan dalam pameran kali ini. Dalam keseharian, karya-karya mereka juga menghiasi media tempat mereka bekerja. Mengabarkan berbagai peristiwa untuk masyarakat.

Yang jelas, dalam setiap peliputan, para pewarta berkomitmen menjaga kesehatan dan keselamatan satu sama lain dengan terus menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Pameran ini kami persembahkan bagi masyarakat, dan tentunya rekan-rekan PFI Bogor sebagai kado kecil pengabdian dalam mengabadikan berbagai momen setiap harinya di kota maupun Kabupaten Bogor. Tak lupa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya pemran foto ini,” tandasnya. (Aditya)