BOGOR TODAY – Demi terciptanya salah satu ikon Kota Bogor yaitu kampung tematik Durian Rancamaya, PT SLIN (Solusi Lingkungan Industri Nusantara) pun mulai menyalurkan pupuk organik (Pronik) sebanyak 2.500 paket untuk memupuk 2.500 pohon Durian Rancamaya.

“Dan potensi kedepannya, kami berencanamengembangkan agrowisata, pelatihan dan meningkatkan pendapatan warga yang ikut berpartisipasi menanam Durian Rancamaya yang memang sudah terkenal sebagai sentra penghasil durian paling enak dan berkualitas,” ujar Dirut PT SLIN, Akbar Prawira, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga :  Jelang Pelantikan, DPC-SI Kota Bogor Sambangi Balaikota

Pronik tersebut akan digunakan sebagai pupuk dasar pengganti pupuk kotoran hewan, dimana 1 kilogram Pronik setara dengam 10 kilogram Postal/Kohe, sehingga tanah menjadi subur dan akan menghasilkan durian organik yang tentunya bebas dari kandungan kimia dan zat berbahaya lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas Resmana mengatakan, bibit durian yang dibagikan ke warga Rancamaya sangat beraneka ragam, mulai dari durian Musangking, Briton dan juga durian Matahari.

Baca Juga :  Sejarah Golok Tarisi Jasinga yang Diproduksi Secara Turun Temurun

“Harapanya dengan hadirnya kampung tematik Durian Rancamaya dapat membuat sentra penghasil durian lebih dikenal dan menjadi tempat agrowisata yang dapat mendongkrak roda perekonomian masyarakat sekitar di masa Pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

Dirinya berharap, 3 sampai 4 tahun mendatang kampung tematik Durian Rancamaya sudah dapat panen dan menjadikan pusat durian di area Bogor.

“Selain itu harapannya masyarakat mulai beralih ke pupuk organik dikarenakan kandungan yang baik untuk tanah dan tanaman,” pungkasnya. (Adit/*)