BOGOR TODAY – Dampak dari viralnya video staf puskesmas yang tengah asik berkaraoke saat pasien positif covid-19 dan seorang ibu hamil membutuhkan bantuan pusat kesehatan masyarakat itu.

Bupati Bogor, Ade Yasin mencopot kepala dan dua staf puskesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Senin (12/7/2021).

Baca Juga : Gila.! Petugas Medis Karaokean di Puskesmas, Ini Kata Bupati Bogor

“Hari ini dicopot, Kepala Puskesmas (Situ Udik) dan dua staf yang karaoke di jam kerja,” kata Ade Yasin.

Dia menyebut, telah memberi sanksi teguran secara langsung saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Sabtu, 10 Juli 2021 lalu.

Baca Juga :  Pasien Covid di Medan Babak Belur Dihakimi Massa

Ade Yasin kemudian meluruskan narasi yang beredar mengenai kondisi pasien hamil yang datang ke puskesmas saat staf puskesmas sedang karaoke. Menurutnya, ibu hamil tersebut tidak positif COVID-19, melainkan perekam videonya yang positif.

“Ini ada simpang siur informasi, untuk perekam video viral yang positif itu sudah ditangani oleh Satgas COVID-19 ke Wisma Kemang untuk di Isolasi,” kata Ade Yasin.

Setelah melakukan sidak ke Puskesmas Situ Udik, ia lantas meminta maaf kepada ibu hamil yang terekam dalam video, dengan langsung mendatangi ke rumahnya yang tak jauh dari puskesmas.

Baca Juga :  AKAR Batal Kibarkan Bendera Putih

Baca Juga : Tak Ada Sanksi, Bupati Bogor Hanya Tegur Petugas Kesehatan yang Tolak Pasien dan Karaokean saat PPKM Darurat

Seperti diketahui sebelum, pada Jumat (9/7) beredar video berdurasi 1 menit 43 detik yang menunjukkan warga yang akan melakukan pemeriksaan di Puskesmas Situ Udik. Satu yang dinyatakan reaktif antigen dan satunya lagi merupakan seorang ibu yang tengah hamil.

Warga ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dari puskesmas tersebut, tapi disayangkan Puskesmas Situ udik dalam keadaan tertutup dengan suara musik yang diduga tengah melakukan karaoke di dalam pusat kesehatan masyarakat. (Aditya)