BOGOR TODAY – Ratusan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang hendak berangkat kerja ke Jakarta harus rela antre di stasiun Bogor, pada Selasa (13/7/2021) pagi.

Antrean ini terjadi, lantaran petugas dari PT KAI memeriksa semua identitas penumpang KRL, termasuk Surat Tanda Registrasi Penumpang (STRP).

Seperti diketahui, petugas PT KAI yang bertugas di stasiun Bogor di masa PPKM Darurat ini telah memberlakukan bagi calon penumpang harus memiliki SRTP. SRTP ini ditujukan bagi masyarakat yang bekerja di sektor esensial, sektor kritikal, dan perorangan yang memiliki kebutuhan mendesak.

Baca Juga :  Pemuda Jasinga Sulap Getah Jadi Rupiah

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengungkapkan STRP ini berlaku selama operasional kereta api dari mulai pukul 04.00 sampai pukul 22.00 WIB.

“Jadi untuk pagi ini antriannya untuk pengecekan, verifikasi dan dokumentasi. Kemudian banyak masyarakat atau pengguna jasa commuter line di Bogor yang memang sudah menyiapkan dokumen tersebut,” ujar Ane kepada wartawan.

Baca Juga :  Abdul Rohman Resmi Menyandang Sebagai Ketua PK KNPI Tenjo Periode 2021-2024

Secara umum, pengguna KRL di seluruh stasiun mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelum PPKM, itu jauh lebih banyak.