BOGOR TODAY – Tempat penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Bantuan Sosial Pangan (BSP) di Kota Bogor beragam, mulai dari agen yang langsung menyalurkan tanpa memiliki warung hingga gedung BKM kelurahan pun dijadikan tempat penyaluran BSP, seperti halnya di wilayah Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Pantauan Bogor Today, Sabtu (17/7/2021) pagi, gedung Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang lokasinya tak jauh dari kantor Kelurahan Pasir Jaya dijadikan tempat penyaluran BSP oleh pemilik agen atau E-Warong.

Pemilik Agen atau E-Warong BNI Penyalur BPNT, Sulpriana mengatakan, digunakannya gedung BKM ini karena warung miliknya itu tak memadai untuk menyalurkan program BSP, di samping itu juga dapat mengganggu konsumen yang datang ke warungnya.

Baca Juga :  SOLUSI ADANYA DIKOTOMI SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA

“Berdasarkan aturan saya rasa ini tidak menyalahi ya, karena yang saya tahu agen yang ditunjuk untuk menyalurkan BSP itu harus memiliki warung dan saya punya warung, dan kebetulan gedung BKM lokasinya didepan warung saya, jadi saya berinisiasi meminjem gedungnya untuk tempat penyimpanan komoditi, sekaligus tempat penyaluran BSP,” kata Sulpriana di lokasi.

Pria yang akrab disapa Ucok ini pun menambahkan, bahwa penyaluran BSP ini untuk 456 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 15 RW. Sedangkan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap atau tiga hari, yakni dimulai dari kemarin, hari ini dan dilanjut hari Senin mendatang.

Baca Juga :  Palsukan Kartu Vaksin Covid-19, Pasutri di Bogor Ditangkap

“Saat ini pemerintah memberlakukan PPKM Darurat, sehingga penyalurannya kita jadwalkan 3 hari. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan,” ucapnya.

Lanjut Ucok, komoditi yang tersalurkan ke KPM diantaranya telur 15 butir, beras 10 kg, apel 3 buah, tahu satu kap, ayam 1 ekor dengan ukuran 8 ons dan satu ikat sayuran.

“Untuk supliernya kita kerjasama dengan PT Bova Nova Niaga (BNN), sehingga semua komoditi dari PT tersebut,” pungkasnya. (Hery)