BOGOR TODAY – Puluhan warga penerima manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST) yang tinggal di RW02, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor mendapat bonus bantuan berupa beras 10 kilogram dari pemerintah melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog).

Ketua RW02, Suherman mengatakan, bantuan beras ini diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat BST yang sebelumnya mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu dari kantor Pos Indonesia.

“Jadi para penerima manfaat BST ini mereka yang sebelumnya mendapat bantuan uang tunai Rp 600 ribu, sekarang ditambah bantuan beras satu karung dari Bulog seberat 10 kilogram,” kata Suherman, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga :  Terbengkalai Karena Pandemi, Gedung Lembaga Bahasa Asing Jadi Sasaran Pencuri

Selain para penerima BST, lanjut Suherman, bantuan beras ini juga diberikan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bantuan PKH. “Jadi ada dua penerima manfaat yaitu BST dan PKH yang mendapat bantuan ini, dengan jumlah total sebanyak kurang lebih 100 keluarga penerima manfaat (KPM),” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua LPM Harjasari Hasan Basri menuturkan, bantuan sosial dari pemerintah untuk Harjasari ini ada dua jenis bantuan, yaitu bantuan sosial berupa beras dan bantuan sosial pangan (BSP).

Baca Juga :  Ketua PKK Desa Pangradin Kawal Jalannya Vaksinasi Kaum Hawa

“Untuk jumlah KPM di kelurahan kami totalnya kurang lebih 2000an, yang terdiri dari penerima BST, PKH dan BSP. Nah, untuk bantuan beras ini diberikan kepada penerima BST dan PKH sebagai bantuan tambahan,” katanya.

Karena melihat jumlah penerima bansos cukup banyak, sambung dia, maka penyalurannya pun dilakukan beberapa hari ke depan. “Pendistribusian bantuan beras ini dipusatkan di setiap RW yang dikelola langsung oleh Ketua RW. Sedangkan BSP, disalurkannya di agen dan e-Warong yang sudah ditentukan oleh pihak BNI,” pungkasnya. (Hery)