Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, pada laga kedua penyisihan Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Minggu (25/7/2021).

TOKYO TODAY – Pasangan ganda campuran cabang olahraga Badminton Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terpaksa harus menunda sebagai juara grup C Olimpiade Tokyo 2020. Pasalnya, Praveen/Melati harus meneriman kekalahan dari atlet tuan rumah Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 13-21, 10-21.

Namun, dengan hasil tersebut, Praveen/Melati lolos ke babak perempat final dengan status runner up grup. Hal itu juga berarti Praveen/Melati harus bersiap menghadapi lawan yang lebih berat di babak perempat final.

Dilansir cnnindonesia.com, Senin (26/7/2021) Praveen/Melati langsung tertekan di awal gim pertama dan tertinggal jauh 0-7. Sejumlah kesalahan yang dilakukan Praveen/Melati turut berperan di balik terjadinya momen buruk ini.

Pukulan Arisa membuat ganda Jepang memperlebar skor menjadi 8-0. Praveen/Melati baru mendapat angka pertama setelah pukulan Arisa keluar lapangan dan membuat skor menjadi 1-8.

Penampilan Praveen/Melati kemudian membaik meski tak bisa menutup selisih poin dengan rapat. Skor 5-11 di interval gim pertama.

Selepas interval gim pertama. Yuta/Arisa terus menunjukkan dominasi mereka atas Praveen/Melati. Yuta/Arisa memimpin tujuh angka, 16-9.

Serangan Praveen/Melati membaik dan mereka coba mengejar hingga sukses merapat pada angka 13-18. Tetapi backhand Arisa membuat Yuta/Arisa menjauh dengan skor 19-13.

Yuta/Arisa meraih game point pada kedudukan 20-13. Yuta/Arisa merebut gim pertama setelah pukulan Praveen melebar.

Masuk ke gim kedua, penampilan Praveen/Melati terlihat lebih baik. Reli lebih sering terjadi antara Praveen/Melati vs Yuta/Arisa. Kedudukan sempat imbang 3-3 sebelum Yuta/Arisa memimpin 8-5.

Praveen/Melati masih tetap tak bisa sepenuhnya keluar dari tekanan Yuta/Arisa dan tertinggal 7-11 di interval.

Yuta/Arisa terus memperlebar keunggulan hingga delapan angka, 17-9 usai interval gim kedua. Yuta/Arisa akhirnya menang 21-10 di gim kedua. (ptr/CNN/B. Supriyadi)