BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Rencana pelebaran Jalan Kapten Yusuf dari Desa Kota Batu sampai Tamansari Kabupaten Bogor hingga kini belum ada kejelasan kapan akan dimulai. Padahal, jalan tersebut merupakan akses satu-satunya menuju kawasan wisata di wilayah Tamansari yang sering dilalui kendaraan besar seperti bus.

Plt Camat Tamansari, Hidayat mengaku semenjak dirinya menjabat di kecamatan Tamansari pada tahun 2019 bahwa rencana pelebaran jalan tersebut memang sudah ada dan sudah diusulkan oleh pihak kecamatan melalui Musrenbang yang dihadiri perwakilan UPT PUPR.

Bahkan, lanjut Hidayat, pihak UPT PUPR menjanjikan akan membuat perencanaan DED untuk pelebaran jalan tersebut. Namun, hingga kini rencana yang dijanjikan UPT PUPR belum terwujud.

Baca Juga :  Pesawat Rimbun Air Papua Ditemukan, Bagian Cockpit Hancur

“Sampai sekarang, jujur kami belum mendapat informasi kelanjutannya seperti apa, karena konon menurut Pak Edi dari Staf Ekbang Kecamatan sudah berkali-kali diminta usulan tentang pelebaran jalan karena hemat kecamatan bahwa ini satu kebutuhan sehingga pengajuan tersebut agar menjadi prioritas. Karena, dengan kondisi ini saja untuk lalu lintas dihari-hari biasa saja sudah cukup padat, apalagi kalau datang para pelancong wisata yang menggunakan bus besar,” ungkap Hidayat kepada Bogor-Today, Selasa (14/9/2021).

Bukan itu saja, pria yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan itu menambahkan, perihal pelebaran jalan ini pun menjadi perhatian Anggota Komisi X DPR RI, Fahmi Alaydrus. Dimana dari pihak Komisi X itu tengah mengupayakan pelebaran jalan Kapten Yusuf ini melalui sumber Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca Juga :  Rencana Pelebaran Jalan Kapten Yusuf Tamansari Hanya Janji Manis Pemerintah

“Jadi ketika Anggota Komisi X DPR RI itu sedang mengupayakan rencana pelebaran jalan tersebut dan informasi untuk tahun 2022 mendatang,” katanya. .

Lanjut Hidayat, pelebaran jalan yang diusulkan itu rencananya dimulai dari batas Ciapus sampai atas (gunung malang, red), dimana di sisi kiri dan kanannya akan dilebarkan seluas dua meter.

“Yang kita usulkan itu di sisi kiri dan kanannya akan dilebarkan seluas 2 meter. Dan ini juga kami minta menjadi prioritas, karena kondisi jalan kalau pelancong (wisatawan) menggunakan bus sudah tidak memungkinkan, kerena kondisi jalannya memang kurang lebar,” tandasnya. (Hery)