BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Jelang pengukuhan dan pelantikan pengurus, Dewan Pimpinan Cabang Syarikat Islam (DPC-SI) Kota Bogor menggelar audiensi dengan Pemerintah Kota Bogor, Selasa (14/09/2021).

Ketua Pimpinan Cabang SI Kota Bogor Subhan Murtadla menerangkan bahwa didirikannya sarekat Islam bertujuan untuk mengawal ekonomi umat. Sejauh ini, kata Subhan, Syarikat Islam berkiprah di berbagai bidang, mulai dakwah hingga memajukan perekonomian.

Mantan Ketua Partai Bulan Bintang itu mengaku bahwa Surat Keputusan (SK) kepengurusan telah keluar sekitar dua bulan lalu. Sehingga, dirinya menargetkan pelantikan akan dilaksanakan bulan depan (Oktober).

Menurut Subhan, Syarikat Islam tidak menghilangkan sekat dalam pemahaman, sehingga mayoritas pengurus dari latar belakang berbeda tapi tetap satu tujuan.

Dengan begitu, Subhan berharap keberadaan Syarikat Islam di Kota Bogor bisa didukung oleh Pemkot Bogor.

Sekretaris Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor, Firdaus berharap keberadaan organisasinya di Kota Bogor dapat menjadi organisasi yang bisa terus berkembang dan besar seperti yang lainnya.

Baca Juga :  GM FKPPI Kota Bogor Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

“Mohon bantu kami ke depan, perjuangan ini akan makin besar dalam membangun Kota Bogor,” ungkapnya

Ditempat yang sama, Wakil Ketua II Syarikat Islam Kota Bogor, Rully Indrawan menyebut terkait konsep pelantikan dan saat pelaksanaan harus melibatkan serta menghadirkan para tokoh.

Hal itu, agar dapat membangun marwah Syarikat Islam di Kota Bogor, sehingga bisa membawa nama baik serta mampu membesarkan organisasi kedepan.

“Kita fokuskan saat ini adalah persiapan pengukuhan dan pelantikan, setelah itu baru merumuskan program kerja yang bisa di kolaborasikan dengan Pemkot Bogor, mulai bidang pertanian, UMKM hingga pendidikan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala bagian (Kabag) Kesra Sekdakot Asep Kartiwa menjelaskan, setelah dilakukan pengukuhan Syarikat Islam harus terlihat eksistensinya, seperti melakukan kolaborasi dengan Pemkot Bogor.

“Intinya Pemda siap membantu, meski ada koridor-koridor yang harus dilalui, misalnya untuk mendapatkan dana hibah. Syaratnya legalitas harus di penuhi sebagai dasar administrasi,” kata Asep.

Baca Juga :  Jenazah almarhum Kapten pilot pesawat Rimbun Air Mirza Akan Tiba di Bogor Malam Ini

Untuk diketahui, sesuai peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 133 tahun 2019 pengusulan hibah bisa diajukan mulai 1 Januari hingga 27 Pebruari untuk usulan anggaran murni tahun berikutnya.

“Semoga SI bisa berkiprah, bisa berkolaborasi, karena Kota Bogor itu banyak program-program, mulai pertanian, UMKM Disperindagkop, hingga pendidikan, utamanya di sektor perekonomian,” tambah dia.

Dia juga berpesan, jika terdapat sesuatu hal maka dapat dikomunikasikan meskipun tidak formal. “Saya terbuka 24 jam, kebetulan kami bagian kesra yang sangat bersinggungan dengan berbagai kebutuhan organisasi kemasyarakatan,” tandasnya.

Sebagai informasi, jajaran pengurus DPC SI Kota Bogor diterima Kabag Kesra Sekdakot Bogor Asep Kartiwa di ruang Paseban Naraya Balai Kota Bogor, mewakili Wakil Wali Kota Dedie A Rachim. (B. Supriyadi)