BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya menjadi bom waktu di negeri ini, termasuk Bogor. Betapa tidak, peredaran barang haram ini sudah sampai di tempat-tempat yang justru dianggap dianggap aman dari hal-hal negatif semacam itu, seperti sekolah, kampus bahkan menyasar perkampungan.

Menurut peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), DR Nina Widyawati, bahwa masyarakat Indonesia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Oleh karenanya dapat mempengaruhi semua umur dan berbagai profesi.

Baca Juga :  Musyawarah Kecamatan PK KNPI Pamijahan Dibanjiri 77 Pendaftar

Nina memaparkan, benteng nomor satu untuk mencegah penggunaan narkoba yakni keluarga, kemudian sekolah dan masyarakat.

“Namun tindakan tegas di sekolah sering dianggap melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) sehingga peran guru untuk menegakan moral dan disiplin menjadi tumpul,”kata Nina saat menyampaikan materi tentang workshop penguat kapasitas kepada insan media untuk mendukung Kota tanggap ancaman narkoba di Bogor Valley Hotel, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga :  Savero Hotels Group Peduli Pendidikan

Dengan demikian, kata dia perlunya insan media mengambil peran dalam melakukan literasi terhadap bahaya narkoba. Sehingga masyarakat dapat mengetahui dan menghindari penggunaan narkoba lokal maupun global.