BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Dua hari menjelang uji coba pemberlakuan ganjil genap di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor petugas kepolisian telah menyiapkan sejumlah titik sekat di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor.

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harun mengatakan terdapat tujuh titik sekat yang disiapkan, di antaranya pintu Tol Ciawi, Simpang Gadog, Rainbow Hills, pos penutupan arus Cibanon, pos penutupan arus Bendungan, serta dua lokasi di kawasan Sentul.

“Lokasi pemeriksaan totalnya ada tujuh titik, termasuk yang di Sentul dua titik checkpoint,” kata Harun.

Seperti sebelumnya, kata Harun pada sistem uji coba ganjil genap yang rencananya diterapkan pada dua kali akhir pekan itu, setiap kendaraan pribadi yang pelat nomornya tidak sesuai dengan angka genap atau ganjil pada tanggal itu akan diputar balik arah.

Baca Juga :  Terbengkalai Karena Pandemi, Gedung Lembaga Bahasa Asing Jadi Sasaran Pencuri

“Pamadam kebakaran, ambulans, tenaga medis, kendaraan dinasĀ TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, dan angkutan logistik itu masuk dalam kendaraan pengecualian,” terang Harun.

Mantan Kapolres Lamongan itu menambahkan diberlakukannya kembali ganjil genap yakni untuk meminimalisir volume kendaraan di kawasan selatan Kabupaten Bogor itu seperti yang terjadi beberapa hari lalu.

“Akhir pekan kemarin, kami mencatat ada sekitar 38.000 kendaraan memadati puncak,” jelas Harun.

Baca Juga :  Mural Dihapus, Poster Sindir Pemerintah Muncul

Dikabarkan sebelumnya, Bupati BogorĀ Ade Yasin akan membuat payung hukum untuk memperkuat uji coba rekayasa lalu lintas tersebut jika memang terbukti ampuh dalam menangani volume kendaraan.

“‘Ketika ada pelonggaran biasanya masyarakat menganggapnya apapun sudah diperbolehkan, sehingga akhirnya masyarakat ramai-ramai mengunjungi kawasan Puncak kemarin,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ade juga menegaskan agar para pengendara mematuhi aturan ganjil genap. Jika memang darurat, pengendara yang hendak menuju kawasan Puncak wajib menunjukkan bukti mereka sudah divaksin. (B. Supriyadi)