Kabupaten Bogor Darurat Kepala Sekolah Kadisdik Faktor Purna Bakti
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM, BOGORKabupaten Bogor Darurat Kepala Sekolah, hal itu tampak pada sejumlah sekolah mulai dari SD dan SMP yang tidak memiliki kepala sekolah (kepesek) definitif. Bahkan ada seorang kepala sekolah harus menjadi pelaksana tugas (plt) di sejumlah sekolah. Artinya, Kabupaten Bogor darurat kepala sekolah.

Data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, sebanyak 80 lebih SMP negeri dan 1.500 lebih SD negeri, banyak diisi pelaksana tugas kepala sekolah lantaran faktor purna bakti (pensiun).

BACA JUGA :  Kabar Gembira, Perumda Tirta Pakuan Gelar Promo Pasang Baru Murah Meriah di Momentum HJB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah menyebut untuk di tingkatan SMP negeri terdapat 15 posisi kepala sekolah yang kosong dan jabatannya diisi Plt. Lalu di jenjang SD negeri terdapat 220 dari 1.500 lebih satuan pendidikan yang tidak memiliki kepala sekolah.

“Banyaknya kekosongan kepala sekolah terjadi karena sudah ada yang pensiun dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini tidak diiringi dengan pengangkatan calon kepala sekolah,” kata Juanda.

Padahal, sambung Juanda Dinas pendidikan memiliki stok calon kepala sekolah yang siap ditempatkan untuk mengisi satuan pendidikan yang lama kosong. “Jenjang SMP terdapat 16 calon kepsek dan SD sekitar 50 orang. Mereka sudah dinyatakan lulus sebagai calon kepala sekolah ketika mengikuti pendidikan dan pelatihan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Menurut Juanda, pada November mendatang akan ada pelantikan sekaligus pengukuhan kepala SD dan SMP definitif di satuan pendidikan yang kosong. Namun hal itu tidak dapat dipastikan. (B. Supriyadi)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================