Dicekoki Miras, 2 Siswi SMA di Lombok Timur Jadi Korban Pelecehan

Dicekoki Miras, 2 Siswi SMA di Lombok Timur Jadi Korban Pelecehan

BOGOR-TODAY.COM, LOMBOK – Dua siswi SMA di Kabupaten Lombok Timur yang masih berusia 14 tahun menjadi korban pencabulan oleh dua orang remaja berinisial J (18) dan A (16) pada Senin (28/2/2022).

Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nikolas Oesman menjelaskan, kronologi aksi pencabulan yang dilakukan kedua terduga pelaku terhadap dua siswi SMP di Lombok Timur.

Bermula, kedua korban sempat pergi berwisata ke salah satu pantai di Lombok Timur, Senin (28/2/2022) lalu bersama rekannya inisial H.

“Pada pukul 16:00 Wita, kedua korban jalan-jalan ke tempat wisata ke pantai Labuhan Haji bersama rekannya inisial H,” kata Nicolas, Minggu (6/3/2022).

Setelah berwisata hingga pukul 18:10 WITA,H tidak mengantarkan kedua korban untuk pulang. Merasa tak diurus, korban EW menelepon terduga pelaku J dan memutuskan untuk pulang bersama-sama.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Nahasnya, setiba di jalan Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Lombok Timur, korban dan teduga pelaku J berhenti.

“Kedua korban awalnya dibonceng H menggunakan Honda Beat,” kata Nicolas.

Berselang beberapa menit rekan korban meninggalkan korban. Bersama J kedua korban tidak diantar pulang.

“Terduga pelaku J tidak mau mengantarkan korban pulang malah mengajak korban untuk pesta miras jenis Brem,” kata Nicolas.

Terduga pelaku J mengajak kedua korban pesta miras dari pukul 22.00 WITA hingga pukul 02.00 WITA bersama rekan J inisial A.

Usai pesta miras, kedua korban dalam kondisi setengah sadar. Kedua korban pun dicabuli oleh terduga pelaku J.

Pelaku mencabuli kedua korban yang saat itu dalam kondisi tak sadar. Karena dalam pengaruh miras.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Menurut keterangan pelapor dari keluarga korban, kedua korban mengenali sebagian teman-teman terduga pelaku J.

Dari keterangan korban, dia sempat dipeluk oleh terduga pelaku A dan membekap badannya dari belakang.

“Setelah itu korban tidak sadarkan diri,” ujarnya.

“Kedua korban ditemukan oleh warga dalam kondisi lemas dan diantar ke Kantor Koramil Masbagik Lombok Timur,” kata Nicolas.

Saat ini, kata Nicolas, kasus dugaan pencabulan dua siswa SMA asal Lombok Timur itu sudah ditangani pihak SPKT Polres Lombok Timur.

Sedangkan kedua terduga pelaku A dan J masih dalam proses pendalaman kasus, guna mendapat proses hukum lebih lanjut.

“Kedua pelaku belum kita amankan. Karena laporannya baru masuk Kamis (3/3/2022) kemarin,” singkat Nicolas. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================