RSUD leuwiliang
Ruhiyat Sujana, anggota DPRD Kabupaten Bogor.

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pasca insiden Kepala Desa Sadeng Yanuar Lesmana mengamuk di RSUD Leuwiliang, lantaran tidak diberikan pinjaman mobil ambulans untuk mengantar jenazah salah satu warganya mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana.

Ruhiyat dengan tegas mengecam pelayanan buruk yang diberikan RSUD Leuwiliang. Sehingga imbasnya telah mencoreng nama baik Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Vivo Y500 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K

Menurutnya, Rumah Sakit yang merupakan pelayanan publik di bidang kesehatan, harus mampu memberikan pelayanan yang berfokuskan kepada kepuasan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 harus diwujudkan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya melalui pelayanan prima,” tegas Ruhiyat kepada wartawan, Jumat (18/3/2022).

BACA JUGA :  Dari Kartu Merah hingga Gol Balas Dendam, Kisah David Beckham dalam Rivalitas Inggris vs Argentina

Tak hanya itu, Ruhiyat juga menyebut bahwa kinerja Badan Pengawas Rumah Sakit dianggap tidak berjalan, lantaran tidak pernah melakukan monitoring terhadap pelayanan RSUD Leuwiliang.

“Saya mempertanyakan kinerja Badan Pengawas Rumah Sakit yang kurang berjalan dengan baik, kinerja Badan Pengawas Rumah Sakit jarang ke monitor,” ungkapnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================