puasa
Hindari Langsung Merokok Ketika Berbuka Puasa. Foto : Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan bahwa berbuka puasa dengan merokok berdampak bahaya buat kesehatan. Kebiasaan merokok patut dihentikan, begitu pula dengan kebiasaan berbuka dengan merokok. Kenapa?

Berikut bahaya buka puasa dengan merokok.

  1. Tubuh kelelahan, pusing, mual dan muntah

Setelah berpuasa, tubuh perlu suplai energi baru untuk mengganti energi yang hilang seharian. Jika langsung merokok saat berbuka, tubuh rentan mengalami kelelahan, pusing, mual dan muntah.

Berbuka puasa hendaknya dengan air putih dan sedikit makanan manis misalnya kurma. Hindari merokok, gorengan, makanan yang terlalu asin atau manis. Kemudian berikan tubuh asupan makanan berat saat makan malam.

  1. Fungsi otot dan jantung berkurang
BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Asap rokok khususnya karbon monoksida akan merampas oksigen dalam darah. Semakin turun kadar oksigen dalam darah, organ-organ tubuh dan otot akan kekurangan suplai oksigen sehingga terjadi penurunan fungsi.

Jika merokok jadi kebiasaan, makin tipis kadar oksigen dalam darah dan dalam jangka panjang akan terjadi penyempitan pembuluh darah dan arteri. Ini akan memicu risiko serangan jantung.

  1. Risiko kanker paru

Asap rokok mengandung aneka komponen berbahaya termasuk nikotin. Saat nikotin masuk ke dalam tubuh terutama dalam kondisi perut kosong, ini akan meningkatkan risiko kanker paru.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

Perokok pun semakin ketagihan dengan rokok dan bisa saja menjadikannya menu berbuka. Nikotin patut bertanggung jawab akan efek ketagihan yang ditimbulkan rokok. Saat mengisap rokok, nikotin akan terbawa sampai susunan saraf dan masuk ke otak.

Setelah sampai di otak, nikotin akan menyasar pada wilayah otak yang mengatur sistem hadiah (reward) sehingga memicu rasa senang dan tenang.

Akan tetapi, efek ini hanya berlangsung sebentar sehingga orang akan mencari efek itu lagi dengan terus merokok. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================