BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Putra Siregar minta kepada sang istri, Septia Yetri Opani agar tidak menceritakan mengenai perihal yang dialaminya kepada anak-anak.

Postingan videonya yang viral di media sosial mengungkapkan agar Septia diminta berbohong pada anak-anak agar tidak menceritakan situasinya saat ini.

“Kalau anak-anak nanyain ayahnya, disuruh bilangnya kerja,” katanya.

Septia Yetri Opani mengungkapkan jika anak-anak mulai merindukan keberadaan Putra Siregar yang sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah.

“Ya anaknya sih kadang suka mulai nyari,” ujar Septia.

Cerita Septia Yetri Opani tentang sikap yang dipilih Putra Siregar mendapat tanggapan warganet.  Ada pula yang memilih menyalahkan Chandrika Chika atas insiden yang membuat Putra Siregar mendekam di tahanan.

BACA JUGA :  Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Dinas SDA DKI Sebut Dipicu Saluran Penghubung Lama

Pasalnya, berdasarkan kabar yang beredar, Chandrika Chika merupakan pemicu keributan yang melibatkan Putra Siregar dan Rico Valentino.

Putra Siregar tersandung kasus hukum usai dilaporkan atas dugaan pengeroyokan oleh Nur Alamsyah selaku korban pada 16 Maret 2022.

Nur Alamsyah mengaku dikeroyok oleh Putra Siregar dan Rico Valentino tanpa sebab saat mereka tidak sengaja bertemu di salah satu kafe di kawasan Senopati, Jakarta pada 2 Maret 2022.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Imbas aduan Nur Alamsyah, Putra Siregar dan Rico Valentino ditetapkan sebagai tersangka dugaan pengeroyokan dan ditahan sejak 12 April 2022.

Putra Siregar sendiri membantah tuduhan melakukan pengeroyokan. Ia berdalih terpaksa melakukan kontak fisik karena Rico Valentino dikeroyok Nur Alamsyah dan teman-temannya.

Ada pula netizen yang ikut merasa iba dengan nasib bos PS Store saat ini.

“Yang sabar dan tabah ya kak Septi. Semoga Allah selalu memberikan kemudahan atas semua ini,” timpal pemilik akun hik*****oy. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================