Sedang Sakit Cacar? Ini Dia Pantangan Agar Tidak Menular pada Orang Lain

BOGOR-TODAY.COM – Cacar air merupakan penyakit yang sering kali terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh virus Varicella zoster, yang termasuk kelompok virus herpes.

Perawatan rumahan saja bisa menjadi proses penyembuhan penyekit cacar.

Jika tidak mematuhi beberapa pantangan, orang yang sakit cacat air mungkin saja mengalami gejala yang lebih parah, baik itu berupa larangan makanan atau aktivitas tertentu.

Saat mengalami cacar air, permukaan kulit pada bagian wajah, badan, tangan, dan kaki akan dipenuhi bintik-bintik merah (lenting) yang menimbulkan rasa gatal.

Ada anggapan untuk mencegah gejala cacar air bertambah parah, Anda perlu menghindari kulit terkena air sehingga tidak boleh mandi sama sekali.

Agar sakit cacar air yang sedang dialami cepat sembuh dan tidak menular pada orang lain, berikut perlu menaati pantangan ini. Simak baik-baik!

  1. Jangan menggaruk lenting cacar

Pantangan utama yang harus selalu ditaati saat sakit cacar adalah jangan menggaruk lenting cacar air.

Gatal, memang, tapi menggaruk akan memecahkan lenting dan kemudian menyebarkan virus.

BACA JUGA :  Sambut Liburan Sekolah, Swiss-Belresort Dago Bandung Luncurkan Program SBEC Juniors dan Maskot Baru 'Bella

Cairan tersebut dapat menguap ke udara dan terhirup orang sekitar atau menempel pada barang-barang yang akan dipegang oleh orang lain.

Menggaruk juga membuat lenting jadi makin menyebar ke bagian tubuh lainnya, bahkan bisa menyebabkan bekas cacar sulit hilang.

  1. Jangan melakukan kontak fisik dengan orang lain

Wajib bagi orang yang sedang sakit cacar menghindari kontak fisik langsung dengan orang-orang yang belum terinfeksi. Ini termasuk berada dalam satu ruangan yang sama.

Pasalnya, virus penyebab cacar air mudah menyebar melalui cipratan air liur ketika seseorang yang sakit baru batuk atau bersin dan orang lain di dekatnya menghirup udara sekitar.

Cacar air juga bisa ditularkan dari kontak langsung dengan cairan lenting cacar itu sendiri.

  1. Hindari paparan angin

Penderita cacar air perlu mengurangi paparan angin. Virus penyebab cacar air dengan sangat mudah menyebar ke orang di sekitar Anda melalui udara.

Cara penularan cacar air ini terjadi ketika lenting pecah dan cairan yang dipenuhi virus menguap ke udara.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Kebijakan Daerah Berlandaskan Pancasila

Angin akan membawa virus tersebut dengan mudah ke orang di sekitar Anda. Virus cacar air akan masuk ke dalam tubuh saat orang lain menghirup udara yang terkontaminasi ini.

Tidak hanya di luar rumah, penularan melalui udara juga lebih mudah terjadi di ruangan tertutup.

Oleh karena itu, penderita cacar air juga sebisa mungkin menunda beraktivitas dengan orang lain di satu ruangan seperti di kelas, kantor, atau tempat penitipan anak.

  1. Jangan berikan obat aspirin dan ibuprofen untuk anak yang sakit cacar

Cacar air menunjukkan gejala awal seperti kelelahan, demam, dan pusing. Pada umumnya, berbagai gejala ini dapat diatasi dengan obat pereda nyeri seperti ibuprofen, paracetamol, atau aspirin.

Namun, pantangan yang perlu diperhatikan adalah jangan berikan ibuprofen dan aspirin sebagai obat cacar air untuk meredakan demam dan sakit kepala.

Konsumsi ibuprofen dapat meningkatkan risiko infeksi kulit yang lebih parah.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================