BOGOR-TODAY.COM – Tak sedikit orang yang tertarik untuk mengonsumsi ular lantaran diduga bahwa makan ular dapat menyembuhkan penyakit tertentu. Lantas, benarkah demikian? Mari simak penjelasan pada artikel berikut agar Anda tahu manfaat dan risiko makan ular.
Makan ular diyakini mampu mengatasi penyakit tertentu dan membawa manfaat bagi kesehatan.
Namun, manfaat ini tidak bisa diperoleh secara sembarangan, karena tidak semua jenis ular dapat dijadikan santapan atau pun pengobatan.
Ragam Manfaat Makan Ular
Tak hanya mengonsumsi daging dan darahnya, bagian tubuh ular lain seperti empedunya juga ternyata diyakini bisa mengatasi beberapa jenis penyakit. Misalnya, empedu ular sanca diklaim mampu mengobati demam tinggi pada anak.
Selain dapat meredakan demam, konsumsi empedu ular sancas juga diklaim mampu mengatasi berbagai gangguan kesehatan, seperti:
- Nyeri perut yang disebabkan kolik abdomen
- Wasir dan disenteri
- Gingivitis dan karies gigi
- Nyeri dan pembengkakan pada mata
Bahkan, empedu ular sanca juga kerap digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk meningkatkan ketajaman penglihatan.
Selain ular sanca, mengonsumsi empedu ular hitam dan ular kobra juga bisa menjadi obat untuk penyakit tertentu. Sebuah penelitian mengatakan bahwa makan empedu ular hitam mampu membantu mengobati kusta. Sementara itu, untuk ular kobra, konsumsi empedu dan darahnya diyakini mampu meningkatkan stamina pria.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















