BOGOR-TODAY.COM, ACEH – Telah terjadi bencana alam banjir yang menelan korban jiwa di Kabupaten Aceh Tamiang. Seorang balita berusia tiga tahun tewas tenggelam sementara seorang kakek hilang terseret arus.

Banjir di wilayah Aceh Tamiang semakin meluas. Hal ini terjadi karena masih tingginya curah hujan di daerah itu. Hal itu dikatakan Kepala Pelaksana PBPD Aceh Tamiang Imam Suhery.

Keduanya yakni Atta Hafiz Al Farezi (3) warga Desa Kampung Landuh, Kecamatan Rantau dan Muhammad Yaqub (82) warga Desa Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka. Sayangnya, dua orang tewas akibat banjir tersebut.

BACA JUGA :  SpongeBob SquarePants Hadir dengan Musim Ke-17, Petualangan di Bikini Bottom Berlanjut pada 2026

“Untuk balita berusia 3 tahun meninggal karena tenggelam. Korban terlepas dari pengawasan kedua orang tuanya saat sedang bermain banjir,” kata Imam Suhery, Senin (23/1/2023).

Dia menambahkan, balita itu jatuh ke dalam selokan yang saat itu terendam banjir setinggi dua meter.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Siapkan Beasiswa untuk 17.000 Siswa Kurang Mampu

Sementara kakek Yaqub meninggal karena perahu yang ditumpanginya terbalik, di saat yang sama arus air sedang deras dan menyeretnya.

“Hingga saat ini tim gabungan dari TNI/Polri dan BPBD Aceh Tamiang dan dibantu warga sekitar masih terus melakukan pencarian korban dengan cara menyisir aliran sungai dengan menggunakan perahu karet,” katanya. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================