Usai Dapat Predikat WDP, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Bentuk Pansus

BOGOR-TODAY.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto membentuk panitia khusus (pansus) LBH BPK usai Pemkab Bogor mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan-Republik Indonesia (BPK RI) Jawa Barat.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menyebut, dengan dibentuknya Pansus LHP BPK memudahkan dirinya untuk memanggil kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Padahal, kata Rudy Susmanto pada tahun-tahun sebelumnya APBD Tahun Anggaran 2020 dengan temuan sekitar Rp25 miliar, opininya Pemkab Bogor mendapatkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

BACA JUGA :  Kebiasaan Menyimpan Handuk di Kamar Mandi Ternyata Berisiko, Ini Penjelasan Ahlinya

Namun dalam catatan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Jawa Barat atas pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, ada uang sekitar Rp 8 miliar yang harus dikembalikan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun rekanan kerjanya ke kas daerah Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Disegel Kejagung, Gudang Motor Listrik BGN di Sentul Bogor Terpantau Aktif

Menurut dia, eksekutif sebelumnya tidak serius dalam melaksanakan rekomendasi atas catatan LHP BPK-RI Perwakilan Jawa Barat.

“Kami ingin apa kriteria sesungguhnya, lalu juga ingin agar catatan atau temuannya bisa diselesaikan tuntas selama 60 hari atau tidak melebihi batas waktu seperti tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. ***

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================