BOGOR-TODAY.COM – Lima instalasi pengolahan air (IPA) dan lima sumber mata air Tirta Pakuan terus memproduksi air bersih seperti biasa. Meski terlihat debit air baku dari sungai Ciliwung dan Cisadane mengalami penurunan akibat fenomena El Nino.
Sejak dua pekan laku, Tirta Pakuan bersama BPBD Kota Bogor mendistribusikan air bersih melalui tangki kepada warga terdampak kekeringan. Ratusan ribu liter air bersih disalurkan kepada warga, terutama yang belum terlayani jaringan pipa Tirta Pakuan.
“Sesuai arahan Walikota Bogor, kami berkolaborasi dengan BPBD dan OPD lainnya menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan, termasuk bantuan untuk warga Kabupaten Bogor. Ini bentuk sinergitas dan kepedulian kami kepada warga yang membutuhkan,” tegas Rino.
Selain pengiriman tangki air, perusahaan juga menyiapkan Tangki Air Hydran Umum atau TAHU dan program potongan tarif pasang baru (PB) di wilayah tertentu.
Rino mengatakan, beberapa unit TAHU telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Kota Bogor yang terdampak kekeringan.
“Selain truk tangki yang sudah menyalurkan air bersih sejak dua pekan lalu, kami juga menyiapkan TAHU yang bisa kita tempatkan di titik-titik rawan kekeringan di Kota Bogor. Jika ada permintaan dari warga, bisa langsung kita pasang,” kata Rino, Minggu (20/8).
TAHU bisa menjadi solusi penanganan kekeringan di Kota Bogor. Warga bisa memanfaatkan fasilitas air bersih secara cuma-cuma hingga bencana kekeringan berakhir.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















