Ketua KP2C Desak Pemerintah Tutup Pabrik Buntut Pencemaran Sungai Cileungsi

BOGOR-TODAY.COM – Masalah pencemaran Sungai Cileungsi tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan. Faktanya, keadaan pencemaran di sungai ini semakin memburuk, dengan gejala seperti ikan mati yang mengambang di tepinya.

Air sungai yang tercemar kini memiliki warna hitam pekat dan bau busuk yang menyengat, menunjukkan bahwa situasi lingkungan di sana semakin tidak sehat.

“Sejak Minggu siang hingga malam air sungai Cileungsi makin hitam, bau dan banyak ikan yang mati” keluh Ketua KP2C (Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas), Puarman, Senin (11/8/2023).

BACA JUGA :  3 Cara Membersihkan Air Fryer agar Tetap Bersih, Bebas Bau, dan Awet Digunakan

Puarman juga menegaskan bahwa pemerintah perlu mengambil tindakan serius dalam penanganan pencemaran Sungai Cileungsi, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Ia merasa bahwa upaya penanganan yang dilakukan sejauh ini tidak menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan.

Menurut pandangannya, pencemaran yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh tahun memerlukan pengawasan yang ketat dan pembinaan terhadap pabrik-pabrik yang secara berulang kali membuang limbah industri mereka ke sungai.

BACA JUGA :  Batu Ginjal Tak Selalu Karena Kurang Minum, Ini Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Selain itu, ia menekankan bahwa pemerintah perlu menggunakan kewenangannya untuk memberikan sanksi tegas kepada perusahaan-perusahaan yang telah mencemari Sungai Cileungsi di Kabupaten Bogor, termasuk penutupan pabrik dan penuntutan hukum terhadap pelakunya, agar memberikan efek jera yang diperlukan dalam penyelesaian masalah ini. ***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================