BOGOR-TODAY.COM – Aksi bejat dilakukan oleh Oknum Pembina Pramuka yang melakukan pelecehan seksual terhadap tujuh perempuan, diduga sudah sejak 2022 hingga Januari 2024.
Dari tujuh perempuan, lima di antaranya masih di bawah umur. Hal itu dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua Kombes Pol Achmad Fauzi.
“Pelaku ini melakukan perbuatan bejatnya dengan cara memaksa para korban untuk mencium bibir, memeluk dan pelaku juga meraba payudara korban,” ujar Kombes Pol Achmad Fauzi dalam keterangannya, Kamis (7/3/2024).
Dia menyampaikan, pelaku berinisial PS berusia 59 tahun telah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini, lanjut dia berawal dari laporan orang tua korban dengan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 21 / III / 2024 / SPKT / POLDA PAPUA. Tanggal 5 Maret 2024.
“Penahanannya berlaku hari ini, Kamis (7/3/2024) sampai dengan Selasa (26/03/2024) dan akan diperpanjang jika diperlukan,” ucapnya.
Menurutnya, para korban juga akan diberikan pendampikan secara psikologi. Para korban tersebut berinisial TR (19 tahun), NP (19 tahun), TM (17 tahun), CG (17 tahun), AT (17 tahun), RC (17 tahun) dan NA (17 tahun).
“Kami akan menyurat ke psikolog UPTD PPA Provinsi Papua untuk pendampingan para korban karena besok kami berencana akan melakukan pemeriksaan kepada saksi dan beberapa guru di sekolah,” katanya.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















