
BOGOR-TODAY.COM – Mahasiswa UIN Jakarta Program Studi Manajemen Dakwah (MD) konsentrasi Manajemen Lembaga Keuangan Syariah (MLKS) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) sukses mengadakan Bakti Sosial Manajemen Lembaga Keuangan Syariah di Kampung Cibeling, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan yang mengusung tema “Melangkah Bersama Keuangan Syariah, Membangun Kemandirian Ekonomi” ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 7 hingga 8 Juni 2024.
Ketua Pelaksana Rafi Sya’ban Alfaridzi menjelaskan bahwa konsep literasi keuangan syariah mencakup pemahaman, keterampilan, sikap, dan perilaku yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat dan mengelola keuangan secara efektif sesuai dengan prinsip syariah.
Literasi keuangan syariah lebih dari sekadar mengenal lembaga keuangan dan produk-produknya, tetapi juga mencakup pemanfaatan praktis dari layanan yang ada. Literasi ini penting karena memberikan panduan bagi individu dalam mengelola keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
“Bagi umat Islam, menguasai dan menerapkan literasi keuangan syariah bukan hanya anjuran, tetapi kewajiban,” ujar Rafi dalam pernyataan tertulis yang diterima bogor-today.com, Rabu (3/7/2024).
Penasihat Sekolah Alam Pangrango, Amin Akkas, menyatakan bahwa Desa Cinagara adalah kampung marginal atau tertinggal, sehingga sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
“Kehadiran bakti sosial ini sangat membantu, termasuk edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan syariah,” kata Amin.
Sekretaris Desa Cinagara, Uan Maksum, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Bakti Sosial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama karena melibatkan NGO internasional.
“Kegiatan ini sangat berguna dan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami sebagai aparat desa sangat mendukung adanya bakti sosial ini,” tuturnya.
Bhabinkamtibmas Polri Desa Cinagara, Purwodadi, juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk berkembang lebih baik. “Semoga ke depannya kegiatan ini dapat berjalan lebih baik lagi,” ujarnya.
Pelaksana Sub Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bogor, R. Em-Em Sugiarti, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan bakti sosial ini bisa membantu masyarakat Desa Cinagara untuk berkembang dan maju.
“Semoga ke depannya mahasiswa UIN Jakarta dapat terus menebar kebaikan kepada masyarakat luas,” katanya.
Perwakilan Hayrat Foundation Turkiye di Indonesia Bagian Program, Hafiz, menyebutkan bahwa kolaborasi dengan bakti sosial UIN Jakarta dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam pembinaan anak-anak yatim/piatu di wilayah tersebut.
Nur Asiyah, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya karena desanya mendapatkan perhatian dan bantuan. Menurutnya, kampung yang ia tinggali bisa disebut sebagai kampung tertinggal karena kurangnya pendidikan.
“Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat, semoga ke depannya lebih baik lagi dan lebih bisa membantu anak yatim untuk mandiri,” harapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada 100 anak dhuafa, 75 anak yatim/piatu, serta 30 dhuafa dewasa yang dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Panitia Baksos MLKS, Rafi Sya’ban Alfaridzi.
Setelah pembagian sembako, panitia Bakti Sosial Mahasiswa MLKS mengadakan kelas bahasa yang meliputi Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Turki. Bahasa Arab diajarkan oleh Khaerunnisa Filzah dan Rieke Arainur Putri, Bahasa Inggris oleh Greina Yudha Angraini dan Vladislav Rizky Enrian, serta Bahasa Turki oleh Rafi Sya’ban Alfaridzi.
Kelas bahasa ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru serta perspektif berbeda bagi siswa/siswi Sekolah SMP/SMK Pangrango. Setelah itu, panitia membentuk 14 kelompok yang disebar ke 14 TPA Desa Cinagara untuk membagikan sembako kepada para guru dan membantu mengajarkan anak-anak cara mengaji yang baik dan benar.
Pada hari kedua Baksos MLKS, panitia melakukan kerja bakti di tiga lokasi mulai dari Musala Kampung Cibeling, Sekolah SMP/SMK Pangrango, serta pembersihan jalanan sekitar dari sampah. Setiap kelompok yang terdiri dari 14-15 orang dipandu oleh siswa/siswi SMP/SMK Pangrango ke lokasi kegiatan kerja bakti.
Setelah kerja bakti, semua kelompok beristirahat sejenak sebelum mempersiapkan sarana dan prasarana untuk seminar literasi keuangan syariah yang dimulai ba’da dzuhur. Seminar ini menghadirkan narasumber Fatimah Azzahra Hidayat dengan moderator Fauziyah (Pengamat Manajemen Bank dan Lembaga Keuangan Syariah).
Acara diakhiri dengan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas wawasan dan pemahaman masyarakat Desa Cinagara mengenai ekonomi syariah. Panitia dibagi menjadi tujuh kelompok untuk mendiskusikan informasi yang diperoleh dari wawancara dengan warga saat pembagian sembako di TPA.
Dengan terselenggaranya Bakti Sosial MLKS ini, diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Cinagara serta memberikan wawasan kepada peserta tentang pentingnya penerapan keuangan syariah dalam mengelola perekonomian sesuai syariat Islam. Masyarakat diharapkan lebih terbuka bahwa penerapan syariat Islam dalam mengelola perekonomian adalah urgensi untuk memajukan, memakmurkan, serta mensejahterakan umat.
Sebagai informasi tambahan, kegiatan ini dihadiri oleh Amin Akkas, penasihat SMP/SMK Pangrango, Sekretaris Desa Cinagara Uan Maksum, Bhabinkamtibmas Polri Desa Cinagara Purwodadi, Pelaksana Sub Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor R. Em-Em Sugiarti, serta perwakilan Hayrat Foundation Turkiye di Indonesia Bagian Program, Hafiz. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















