BOGORTODAY.COM – Ke lima bakal pasangan calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota tengah menjalani tes kesehatan di RSUD Kota Bogor, sebagai tahapan persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh KPU Kota Bogor.
Para bakal paslon ini mendatangi RSUD Kota Bogor, pada Minggu (1/9/2024) sekitar pukul 07.00 WIB, dengan didampingi para tim sukses masing-masing.
Ke lima bakal paslon ini diantaranya, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin, Sendi Fardiansyah dan Melli Nurainj Darsa, dr. Raendi Rayendra dan Eka Maulana, Rena Da Frina dengan Achmad Teddy Risandi, kemudian Atang Trisnanto dan Anninda Allivia.
Ketua Tim Pemeriksaan, dr. Ramang Nafu, menjelaskan terkait proses pemeriksaan ini dilakukan oleh total 21 tim medis dari RSUD Kota Bogor, diantaranya 17 dokter spesialis dan super spesialis serta empat dokter umum juga dari tim BNN.
“Pemeriksaan kelima paslon ini akan diperkirakan memakan waktu selama hampir 8 hingga 10 jam,” jelas Ramang kepada media.
Ramang mengatakan, proses pemeriksaan ini terdiri dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan jasmani, mental oleh psikolog atau psikiater, dan test penunjang tambahan, seperti EKG, skrining tes, echo, spirometri, ct scan dan MRI.
“Mengenai SDM di RSUD Kota Bogor kita alat lengkap, sehingga pemeriksaan ini betul-betul valid, transparansi dengan apa yang kita kerjakan di sini,” ujar Ramang.
Ia kemudian memperingatkan semua pihak, terutama para bakal pasangan calon, untuk memastikan bahwa tes ini dilakukan dengan sebaik-baiknya.
Menurutnya, pemeriksaan kali ini tidak menentukan kesehatan hari ini, namun pihaknya akan melakukan kompilasi nilai untuk lima tahun ke depan kesehatan semua para kandidat akan seperti apa.
“Kami akan melakukan semua jenis tes untuk memastikan bahwa para kandidat tetap sehat untuk memimpin lima tahun ke depan,” katanya.
Sementara, Direktur RSUD Kota Bogor, dr. H. lham Chaidir menambahkan,
sebelum pemeriksaan hari ini, para bakal paslon berpuasa sejak kemarin dan menjalani tes darah dan berbagai macam tes. Kemudian dilakukan tea urine, setelah itu mereka diperbolehkan makan.
“Harapan saya, semoga hasil pemeriksaan ini menjadi hasil yang optimal, berkualitas dan semoga semua paslon cocok dan layak untuk maju dan memimpin kota bogor,” ungkapnya.
Ketua KPU Kota Bogor, Muhamad Habibi Zaenal mengatakan, bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahapan lanjutan dari tahapan pendaftaran bakal paslon untuk Pilkada 2024.
Selain itu, Habibi menyebutkan bahwa dalam pemeriksaan kesehatan jika ada calon yang tidak lolos tentu bisa memperbaiki atau bahkan bisa mengganti calon tersebut selama masa perbaikan atau sebelum penetapan pasangan calon.
“Kami menyerahkan semua terkait teknis pemeriksaan kepada tim pemeriksa. Semoga berjalan lancar dan senantiasa berhasil untuk hasilnya bagus semua,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















