Menggali Warisan Kerajaan Kutai Martadipura: Prasasti Yupa dan Masa Kejayaan

Kerajaan Kutai

BOGORTODAY.COM Kerajaan Kutai Martadipura adalah salah satu kerajaan tertua di Indonesia, yang didirikan oleh Maharaja Kudungga, yang dikenal dengan gelar anumerta Dewawarman.

Kerajaan ini menjadi saksi sejarah penting bagi perkembangan peradaban di Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan.

Pendiri dan Prasasti Yupa

Maharaja Kudungga muncul sebagai pendiri Kerajaan Kutai dan namanya mencerminkan keaslian budaya Indonesia yang belum terpengaruh oleh budaya luar.

Kerajaan ini tercatat dalam Prasasti Yupa, yang merupakan tujuh tiang batu bertarikh tahun 475 M, menjadikannya sebagai prasasti tertua di Indonesia.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Tantang Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Prasasti Yupa ditulis dalam huruf Pallawa dan menggunakan bahasa Sanskerta, memberikan informasi berharga tentang kehidupan sosial, politik, dan agama masyarakat Kutai pada masa itu.

Isi Prasasti Yupa

Dari tujuh Yupa, tiga di antaranya dapat dibaca dengan jelas dan menyampaikan informasi penting:

  1. Silsilah: Menunjukkan garis keturunan Maharaja Kudungga, pendiri Kerajaan Kutai.
  2. Tempat Sedekah: Maharaja Mulawarman, keturunan Kudungga, memberikan sedekah 20.000 ekor lembu kepada para Brahmana di tempat suci “Waprakeswara.”
  3. Masa Kejayaan: Di bawah pemerintahan Raja Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa kejayaan dengan kenduri emas-amat-banyak, di mana tugu batu didirikan untuk mengenang kebesaran raja.
BACA JUGA :  Anjing Pemburu Lepas di Bogor, Polisi Kerahkan Tim K9

Letak Geografis dan Perdagangan

Kerajaan Kutai terletak di daerah Muarakaman, di tepi Sungai Mahakam, yang menjadi jalur perdagangan strategis. Meskipun tidak berada di jalur internasional yang terkenal, Kutai memainkan peran penting sebagai pusat perdagangan antara Cina dan India.

Ketersediaan sumber daya alam dan letaknya yang menguntungkan menjadikannya tempat persinggahan bagi pedagang.

Daftar Maharaja Kerajaan Kutai

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================