Penemuan Mayat Pria Membusuk Gegerkan Warga Teluk Wondama, Papua Barat

Penemuan Mayat Pria Membusuk Gegerkan Warga Teluk Wondama, Papua Barat

BOGORTODAY.COM – Warga Teluk Wondama, Papua Barat, dikejutkan oleh penemuan mayat pria berinisial AVK (32) yang kondisinya sudah membusuk. Penemuan ini terjadi di area pemakaman Kambumi, Kampung Maniwak, Distrik Wasior, pada Minggu (27/10/2024).

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Gery, yang mencium aroma tidak sedap dari lokasi sekitar. Merasa curiga, Gery bersama beberapa warga lainnya memutuskan untuk menelusuri sumber bau tersebut. Setelah melakukan pencarian, mereka menemukan jasad yang sebagian besar sudah dalam keadaan tengkorak.

Kasi Humas Polres Teluk Wondama, Ipda Sujarwa, menyatakan, “Mayat sudah membusuk, sebagian besar sudah tinggal tengkorak, dan masih dalam penyelidikan reskrim.”

BACA JUGA :  Lift Hotel di Sukaraja Macet, Dua Perempuan Terjebak

Setelah penemuan tersebut dilaporkan ke polisi, aparat Polres Teluk Wondama segera melakukan evakuasi jasad korban dengan bantuan warga setempat.

“Setelah pemeriksaan awal, jasad pria tersebut selanjutnya dievakuasi ke RSUD Alberth Torey untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Sujarwa.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 10 hari yang lalu.

“Pihak kepolisian masih belum dapat memastikan penyebab kematian karena minimnya informasi dari saksi yang mengetahui detail kejadian,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD Parung, Negara Rugi Rp9,1 Miliar

Setelah proses pemeriksaan di RSUD, jenazah AVK diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Jenazah almarhum diserahkan kepada pihak keluarga pada Minggu (27/10) malam untuk selanjutnya dimakamkan,” imbuh Sujarwa.

Polres Teluk Wondama kini masih mengusut penemuan mayat ini, berharap dapat menemukan petunjuk yang lebih jelas mengenai penyebab kematian korban dan situasi yang menyelimutinya. Warga setempat diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan untuk membantu penyelidikan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================