11 Makanan yang Mempengaruhi Kadar Kolesterol: Sehat atau Berisiko?

BOGORTODAY.COM Kolesterol adalah zat lilin yang terdapat di dalam tubuh manusia serta produk hewani seperti daging, telur, dan susu. Meskipun kolesterol memiliki peran penting dalam tubuh, seperti membantu membangun membran sel, mendukung fungsi otak dan saraf, serta produksi hormon, penyerapan vitamin D, dan empedu, kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu berbagai penyakit berbahaya.

Ada dua jenis kolesterol dalam tubuh:

High-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik, yang membantu menghilangkan kolesterol jahat dari darah.

Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, yang dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan berisiko menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Penting untuk menjaga keseimbangan kadar kolesterol di tubuh, dengan mengonsumsi makanan yang mendukung kesehatan jantung dan menghindari yang dapat meningkatkan LDL.

Berikut adalah 11 makanan yang memengaruhi kadar kolesterol—tujuh makanan yang sehat dengan tingkat kolesterol tinggi dan empat yang sebaiknya dihindari.

Makanan Sehat yang Mengandung Kolesterol Tinggi

  1. Telur

Telur adalah sumber protein yang murah dan bergizi. Satu butir telur mengandung sekitar 207 mg kolesterol. Walaupun demikian, studi terbaru menunjukkan bahwa telur tidak signifikan meningkatkan kadar kolesterol pada orang sehat, bahkan bisa meningkatkan HDL. Namun, konsumsi telur harus dibatasi jika Anda memiliki masalah dengan kadar kolesterol tinggi.

  1. Keju

Keju Swiss, misalnya, mengandung sekitar 20 mg kolesterol per lembar. Meskipun tinggi lemak, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi keju berlemak penuh dalam jumlah moderat tidak meningkatkan kadar LDL.

  1. Kerang
BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Remis, udang, dan kepiting adalah sumber protein, vitamin B12, zat besi, dan selenium. Meskipun mengandung kolesterol, konsumsi kerang dalam jumlah wajar dapat mendukung kesehatan jantung dan kognitif. Udang kalengan, misalnya, mengandung 214 mg kolesterol per 85 gram.

  1. Daging Sapi Liar

Daging sapi yang dibesarkan di alam bebas, seperti daging sapi liar, mengandung lebih sedikit kolesterol dibandingkan daging sapi yang diberi pakan khusus. Selain itu, daging sapi liar mengandung asam lemak omega-3 yang mendukung kesehatan jantung.

  1. Jeroan

Jeroan seperti hati, jantung, dan ginjal mengandung kolesterol tinggi, tetapi juga kaya akan nutrisi penting seperti vitamin B12 dan zat besi. Sebagai contoh, 145 gram jantung ayam mengandung 351 mg kolesterol. Konsumsi dalam jumlah moderat dapat memberikan manfaat, tetapi harus dihindari oleh orang dengan kadar kolesterol tinggi.

  1. Ikan Sarden

Ikan sarden adalah pilihan sumber protein yang sehat dan kaya akan asam lemak omega-3. Namun, satu porsi ikan sarden mengandung 131 mg kolesterol. Meskipun begitu, ikan sarden tetap baik untuk kesehatan jantung.

  1. Yogurt Penuh Lemak

Yogurt penuh lemak dapat mengurangi kadar kolesterol LDL dan tekanan darah. Meskipun kaya kolesterol, yogurt penuh lemak yang kaya probiotik dapat memberikan manfaat kesehatan jantung jika dikonsumsi dengan bijak.

Makanan yang Harus Dihindari untuk Menjaga Kolesterol

  1. Makanan yang Digoreng

Makanan yang digoreng mengandung lemak trans dan kolesterol jahat yang berisiko meningkatkan kadar LDL. Memasak dengan cara ini juga meningkatkan kalori, yang dapat berujung pada obesitas dan risiko penyakit jantung.

  1. Makanan Cepat Saji
BACA JUGA :  Detoks Pascalebaran: Strategi Ampuh Menjaga Kolesterol Tetap Stabil

Makanan cepat saji seperti burger, pizza, dan ayam goreng tidak hanya tinggi kolesterol tetapi juga mengandung banyak lemak jenuh dan kalori. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan berisiko bagi kesehatan jantung.

  1. Daging Olahan

Sosis, bacon, dan hot dog adalah contoh makanan olahan yang mengandung kolesterol tinggi dan lemak jenuh. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging olahan berlebihan meningkatkan risiko penyakit jantung, dengan peningkatan risiko sebesar 42% per tambahan 50 gram porsi daging olahan per hari.

  1. Makanan Penutup Manis

Kue, es krim, dan makanan penutup lainnya yang mengandung banyak gula dan lemak jenuh sebaiknya dibatasi. Selain meningkatkan kadar kolesterol jahat, makanan manis berlebihan juga dapat menyebabkan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Kolesterol adalah zat penting yang dibutuhkan tubuh, tetapi jika tidak dijaga dengan baik, dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Makanan yang kaya kolesterol tidak selalu berbahaya, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah moderat dan seimbang dengan pola makan sehat lainnya.

Namun, penting untuk menghindari makanan tinggi lemak trans, daging olahan, serta makanan cepat saji yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Menjaga gaya hidup sehat dengan olahraga, pola makan bergizi, dan pemeriksaan rutin adalah langkah terbaik untuk mengontrol kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung Anda.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================