BOGORTODAY.COM – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di Desa Raci, Bangil, Pasuruan, pada Selasa (5/11/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebuah truk bermuatan pakan ternak terguling setelah menabrak median jalan, menyebabkan muatan pakan berjatuhan memenuhi jalan raya dan memicu kemacetan parah.
Menurut penjelasan Kanit Lantas Polsek Bangil, AKP Gatot Subroto, kecelakaan bermula saat truk yang membawa pakan ternak melaju dari arah barat menuju timur, atau dari Sepanjang, Sidoarjo menuju Banyuwangi.
Ketika truk tersebut melintasi jalur Pantura, muncul sebuah sepeda motor tanpa lampu yang melaju dari belakang dan tiba-tiba berbelok ke kiri tepat di depan truk.
Sopir truk yang terkejut dan berusaha menghindari motor tersebut, secara reflek membanting setir ke kanan. Akibatnya, truk kehilangan kendali, menabrak median jalan, dan akhirnya terguling.
Muatan pakan ternak yang dibawa oleh truk berjatuhan ke jalan raya, menghalangi arus lalu lintas di kedua arah.
Tak lama setelah truk pakan ternak terguling, sebuah dump truk yang melaju dari arah Surabaya ke Banyuwangi memperlambat lajunya karena melihat kecelakaan.
Namun, kejadian tragis kembali terjadi ketika sebuah truk wingbox yang melaju kencang dari belakang tidak dapat menghindari dump truk yang sudah melambat.
Truk wingbox tersebut menabrak dump truk dengan keras, sehingga truk wingbox banting ke kanan dan meluncur ke median jalan hingga posisinya berubah arah.
Meski kecelakaan tersebut melibatkan beberapa kendaraan, beruntung tidak ada korban jiwadalam insiden ini. Namun, kemacetan yang ditimbulkan sangat parah. Akibat muatan pakan ternak yang tercecer di jalan serta posisi kendaraan yang terguling, arus lalu lintas mengalami penutupan di jalur tersebut.
Kemacetan terjadi di sepanjang jalur Pantura Pasuruan, dan baru berhasil teratasi sekitar pukul 08.00 WIB setelah evakuasi selesai.
Evakuasi kendaraan yang terguling dan pembersihan muatan pakan ternak dari jalan dilakukan oleh petugas kepolisian dan sejumlah pihak terkait. Kendati begitu, proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama dan sempat menambah panjang antrean kendaraan.
AKP Gatot Subroto mengimbau kepada pengendara untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan jarak aman saat berkendara, terutama di jalur padat seperti Pantura.
“Tetap waspada dan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, jangan memaksakan diri untuk berkendara dalam kecepatan tinggi, apalagi di daerah yang banyak tikungan atau rawan kecelakaan,” ungkapnya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, baik dari pengemudi kendaraan besar maupun kendaraan kecil, demi keselamatan bersama di jalan raya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















