BOGORTODAY.COM – Pada Sabtu (9/11/2024), hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Bencana alam ini menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah di empat kecamatan, salah satunya di Kecamatan Sugio, di mana sebuah rumah roboh total.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp 40 juta.
Menurut Kalaksa BPBD Lamongan, Joko Raharto, pihaknya masih melakukan asesmen untuk menilai kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut. Warga setempat, bersama dengan pihak Koramil dan Polsek, turut membantu membersihkan puing-puing rumah yang rusak.
“Masih dalam proses asesmen teman-teman dari BPBD Lamongan dan kecamatan,” ungkap Joko Raharto, Minggu (10/11/2024).
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa rumah milik Nulson di Dusun Kedungbulu, Desa Kedungdadi, Kecamatan Sugio, yang dihuni oleh Heri, menjadi salah satu yang paling parah terdampak, roboh total akibat diterjang angin kencang. Diperkirakan kerugian yang dialami oleh penghuni rumah tersebut mencapai Rp 20 juta.
Selain itu, hujan dan angin kencang juga merusak rumah-rumah lainnya di empat kecamatan, dengan kerusakan bervariasi dari ringan hingga sedang.
Di Kecamatan Sugio, rumah milik Yuliana di Dusun Kedungrawe, Desa Kedungdadi, juga mengalami kerusakan, begitu pula dengan warung milik Mukmin di Dusun Sekaran, Desa Sekarbagus, yang rusak berat.
Di Kecamatan Kedungpring, angin kencang merusak atap rumah Sikun di Dusun Banan, Desa Gunungrejo, dengan kerusakan ringan hingga sedang. Tak hanya itu, atap teras Masjid Baiturrahman yang terletak di Dusun Banan juga mengalami kerusakan akibat badai.
Sementara itu, Kecamatan Kembangbahu tercatat sebagai daerah yang paling banyak terdampak, dengan tiga desa terimbas, yaitu Desa Puter, Desa Dumpiagung, dan Desa Moronyamplung. Di Desa Puter, terdapat 23 rumah yang mengalami kerusakan ringan pada atapnya. Toko di desa tersebut juga mengalami kerusakan pada atapnya.
Di Desa Moronyamplung dan Desa Dumpiagung, masing-masing satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian atapnya. Selain itu, Desa Pelang juga tidak luput dari dampak hujan dan angin kencang ini. Atap Masjid Dusun Pelang serta gedung SD Puter mengalami kerusakan ringan.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat bencana alam ini cukup signifikan, dengan total kerusakan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 40 juta.
Namun, berkat kerja sama antara warga, Koramil, Polsek, dan pihak terkait lainnya, proses pembersihan puing-puing rumah dan perbaikan sementara telah dilakukan.
“Warga, bersama dengan pihak terkait, sudah bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang rusak dan melakukan upaya perbaikan sementara,” tambah Joko Raharto.
Pihak BPBD Lamongan dan aparat kecamatan masih akan melanjutkan proses asesmen untuk mendata kerusakan lebih lanjut dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada warga yang terdampak.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, seperti hujan deras disertai angin kencang yang dapat terjadi kapan saja.
BPBD Lamongan juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mengikuti peringatan dini dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) dan tetap waspada terhadap potensi bencana serupa di masa mendatang.
Badan penanggulangan bencana daerah juga terus memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana serta langkah-langkah yang perlu diambil jika cuaca buruk melanda.
Bencana hujan dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu (9/11/2024) di Kabupaten Lamongan telah menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah dan infrastruktur lainnya di empat kecamatan.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan material yang ditimbulkan cukup signifikan. Proses pemulihan terus dilakukan dengan bantuan berbagai pihak, dan diharapkan ke depannya masyarakat lebih siap dan waspada menghadapi potensi bencana serupa.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















