Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, 1 Penumpang Tewas, Dua Lainnya Luka-luka

Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, 1 Penumpang Tewas, Dua Lainnya Luka-luka. (dok. Polres Kendal)

BOGORTODAY.COM Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan terjadi di Jalan Tol Semarang-Batang KM 400-500 jalur A, tepatnya di wilayah Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, pada Sabtu pagi (9/11). Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Engkos Sarkosi, mengungkapkan bahwa kecelakaan melibatkan mobil Isuzu Elf berpelat nomor AA 7293 C yang mengangkut tujuh orang dan mobil Suzuki Ertiga berpelat nomor B 2208 UYI yang membawa tiga orang. Insiden terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat kedua kendaraan melaju di jalur yang sama.

Menurut Engkos, kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan oleh Muhammad Ikhsan (warga Sumenep, Jawa Timur) melaju dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang) di lajur kanan jalan tol.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga hilang kendali dan oleng ke kiri, sehingga menabrak bagian belakang Isuzu Elf yang dikemudikan oleh Sutrisno (warga Ponorogo, Jawa Timur).

BACA JUGA :  Resep Ayam Goreng Mentega Ala Restoran Chinese Food, Gurih Manis dan Bikin Nagih

“Setelah menabrak bagian belakang Isuzu Elf, mobil Ertiga kemudian terpelanting, sementara Elf terguling,” jelas AKP Engkos.

Akibat kecelakaan ini, satu orang penumpang Suzuki Ertiga tewas setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, sementara dua penumpang Isuzu Elf turut mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Tugurejo di Semarang.

Korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut adalah Sattari (64), seorang warga Sumenep, Jawa Timur, yang berada di dalam mobil Suzuki Ertiga. Setelah kejadian, korban sempat mendapatkan perawatan di RSI Muhammadiyah Weleri, namun nyawanya tak tertolong.

Sementara itu, dua penumpang mobil Isuzu Elf yang mengalami luka-luka adalah Sulatin (41) dari Pacitan, Jawa Timur, dan Supinah (51) dari Jombang, Jawa Timur. Kedua korban kini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Tugurejo, Semarang.

Pihak kepolisian menduga bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh kelalaian sopir Suzuki Ertiga yang kemungkinan mengantuk saat mengemudi.

“Dugaan sementara kami adalah sopir Ertiga mengantuk dan kehilangan kendali atas kendaraannya,” kata AKP Engkos.

BACA JUGA :  Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Tim Polres Kendal telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut.

“Penyelidikan masih terus berlangsung, dan kami akan mengungkapkan hasilnya setelah proses pemeriksaan selesai,” ujar Engkos.

Kecelakaan ini mengingatkan kembali pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Mengantuk atau kelelahan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan di jalan raya.

Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi fisik dan mental dalam keadaan prima sebelum berkendara, serta mematuhi rambu lalu lintas dan aturan keselamatan yang berlaku.

Kecelakaan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol, yang meskipun memiliki fasilitas jalan yang baik, tetap membutuhkan kehati-hatian dan fokus tinggi dari setiap pengemudi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================