Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Tol Cipularang, Jalur Tengkorak Menelan 2 Korban Nyawa

Ilustrasi kecelakaan

BOGORTODAY.COMTol Cipularang kembali memakan korban. Setelah kecelakaan maut yang terjadi di KM 92, yang melibatkan belasan kendaraan dan menyebabkan satu orang tewas serta 29 lainnya terluka, insiden mematikan kembali terjadi di lokasi yang hampir sama.

Sebuah mobil travel bernomor polisi D 7976 AJ menabrak truk molen (mobil mixer) bernomor polisi B 9691 SIN di KM 95.400 Tol Cipularang, tepatnya di wilayah Kabupaten Purwakarta Jumat (24/11/2024). Akibatnya, dua penumpang mobil travel tersebut tewas, sementara enam orang lainnya terluka.

Kecelakaan ini menambah deretan panjang insiden yang terjadi di Tol Cipularang, yang sering disebut sebagai “jalur tengkorak” oleh banyak orang.

Istilah tersebut merujuk pada tingginya angka kecelakaan di sepanjang jalan tol ini, terutama akibat rem blong kendaraan atau masalah lain yang berkaitan dengan kondisi jalan yang terjal dan turunan tajam. Jalur berbahaya ini membentang dari KM 100 hingga KM 90, dari Bandung menuju Jakarta.

BACA JUGA :  7 Ciri Orang Berjiwa Tua, Lebih Menyukai Makna Hidup daripada Tren Sesaat

Kecelakaan yang terjadi pada Jumat malam dipicu oleh sopir mobil travel yang diduga mengalami microsleep atau mengantuk saat mengemudi.

Ketika melintasi jalur menurun yang tajam, sopir tak mampu mengendalikan kendaraan dengan baik, yang berujung pada tabrakan dengan truk molen yang ada di depannya.

“Kejadian sekitar pukul 23.00 WIB, kedua kendaraan melaju dari arah Bandung menuju Jakarta, kemudian mobil travel menabrak truk molen yang ada di depannya,” kata Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Baharudin, dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa sopir travel diduga mengantuk atau mengalami microsleep, sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan dengan baik di lokasi kejadian yang berbentuk turunan tajam.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Kecelakaan ini mengakibatkan total sepuluh orang menjadi korban. Dua orang di antaranya tewas, yakni Rozana (62) dan Elizar (61), keduanya tercatat sebagai warga Jakarta Utara dan Bekasi. Meskipun sempat mendapatkan perawatan medis di lokasi, kedua korban tersebut akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Empat orang lainnya mengalami luka berat, sementara enam orang lainnya luka ringan. Semua korban yang selamat dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Radjak di Purwakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Salah seorang korban selamat, Ruli Bahril, menceritakan detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Ruli mengaku mulai merasakan kejanggalan saat kendaraan mulai oleng tiga kali setelah melewati Gerbang Tol Pasteur. Meskipun dirinya sudah terbiasa naik travel, dia tidak curiga apa pun sampai akhirnya kecelakaan itu terjadi.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================