Hyundai dan Kia Tarik Kembali Ratusan Ribu Kendaraan Listrik karena Masalah Pengisian Daya

Hyundai dan Kia Tarik Kembali Ratusan Ribu Kendaraan Listrik karena Masalah Pengisian Daya

BOGORTODAY.COM Hyundai dan Kia baru-baru ini mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 208 ribu unit kendaraan listrik akibat masalah pada unit pengontrol pengisian daya.

Penarikan ini dilakukan untuk mengatasi potensi kerusakan pada sistem pengisian daya yang dapat berisiko menyebabkan hilangnya daya penggerak, yang pada akhirnya meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Associated Press (AP), Hyundai mengungkapkan bahwa masalah ini terjadi pada unit pengontrol pengisian daya yang bisa merusak transistor di dalamnya, menyebabkan berhentinya pengisian daya pada baterai 12 volt.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Dibuang! Bekas Kotak Sepatu Ternyata Punya Banyak Manfaat di Rumah

“Unit Kontrol Pengisian Daya Terpadu (ICCU) dapat rusak dan berhenti mengisi daya baterai 12 volt yang dapat mengakibatkan hilangnya daya penggerak,” tulis Hyundai dalam laporannya kepada Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA).

Kendaraan yang Terdampak

Penarikan kembali ini mencakup lebih dari 145.000 kendaraan Hyundai dan Genesis, serta sekitar 63.000 unit Kia. Beberapa model yang terkena recall antara lain:

Hyundai:

  • Ioniq 5 (tahun 2022-2024)
  • Ioniq 6 (tahun 2023-2025)
  • Genesis GV60 (tahun 2023-2025)
  • Genesis GV70 (tahun 2023-2025)
  • Genesis G80 (tahun 2023-2024)
BACA JUGA :  Dinar Candy Syukuran Rumah Ketiga di BSD, Ungkap Perjuangan dan Rahasia Kelola Keuangan

Kia:

  • Kia EV6 (tahun 2022-2024)

Tindakan Perbaikan

Sebagai bagian dari penarikan kembali, Hyundai akan menyediakan layanan perbaikan gratis untuk para pemilik kendaraan yang terdampak. Dealer akan melakukan pemeriksaan dan penggantian pada unit kontrol pengisian daya (ICCU) serta sekringnya jika diperlukan.

Selain itu, Hyundai juga akan memperbarui perangkat lunak ICCU untuk memastikan pengisian daya berjalan dengan baik dan aman.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================