Truk Pengangkut Pasir Terguling ke Parit di Karanganom, Klaten, Tidak Ada Korban Jiwa

Truk Pengangkut Pasir Terguling ke Parit di Karanganom, Klaten, Tidak Ada Korban Jiwa

BOGORTODAY.COM – Sebuah truk pengangkut pasir terguling ke parit di Jalan Penggung-Jatinom, tepatnya di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, pada Minggu, 1 Desember 2024, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kecelakaan ini terjadi saat truk berhenti di tepi jalan untuk mengganti ban, dan talut tempat truk tersebut parkir tiba-tiba ambles.

Kapolsek Karanganom, AKP Panut Haryono, menjelaskan bahwa truk berangkat dari Desa Kayumas dan tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pergantian ban.

“Sesampainya di TKP, truk parkir untuk mengambil ban serep,” kata Panut kepada wartawan di lokasi kejadian.

Namun, saat pengemudi turun dari truk, ia mendengar suara retakan yang mencurigakan. “Sopir mendengar bunyi seperti retakan. Ia langsung berusaha menggeser truk ke tempat yang lebih aman, tetapi terlambat,” tambah Panut.

BACA JUGA :  Mengapa Kepala Bisa Tiba-Tiba Sakit Saat Makan Es Krim? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tanah di sekitar lokasi parkir truk itu tiba-tiba longsor, menyebabkan kendaraan tersebut terguling ke sungai dengan posisi terbalik.

Meski truk terguling, beruntung tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini. Sopir truk, Topo (25), yang merupakan warga Kayumas, Kecamatan Jatinom, dilaporkan selamat. “Saya sempat terjebak, tapi alhamdulillah tidak apa-apa,” ujar Topo di lokasi kejadian.

Truk yang terguling itu berada sekitar 4 meter di bawah permukaan jalan, dengan posisi terbalik di parit. Untuk proses evakuasi, dua truk derek dikerahkan ke lokasi kejadian. Sementara itu, polisi mengalihkan arus kendaraan menuju Jatinom melewati Desa Jungkare untuk memberikan ruang evakuasi, yang memakan waktu sekitar tiga jam.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Kapolsek Panut mengimbau kepada masyarakat, terutama pengendara kendaraan berat, untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama di musim hujan.

“Pastikan lokasi parkir aman, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Panut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================