SMAN 02 Cileungsi Terlibat Dugaan Pungli, KCD Pendidikan Minta Uang Dikembalikan

Pungli
Ilustrasi Pungli

BOORTODY.COM – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Barat telah mengadakan pertemuan dengan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 02 Cileungsi terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap wali murid pada Jumat (10/1/2025).

Kasubag Tata Usaha KCD Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Cucu Salman, mendesak pihak sekolah segera mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan pungli yang telah menyebar luas.

“Maksimal pertemuan itu harus dilakukan atau saya kira satu minggu sudah bisa, ini akan kami terus pantau dan kami akan terus menunggu hasilnya,” ujar Cucu, Sabtu (11/1/2025).

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Cucu juga meminta pihak sekolah mengembalikan uang hasil pungutan yang mencapai Rp1 miliar kepada orang tua siswa. Dana tersebut digunakan untuk pembelian AC dan makan siang guru.

“Kami khawatir ini menjadi konsumsi di masyarakat dan menimbulkan kesan buruk di dunia pendidikan. Jadi kami arahkan untuk mengembalikan kepada orang tua, terutama bagi mereka yang keberatan,” katanya.

Namun, berdasarkan pengakuan pihak sekolah dalam pertemuan tersebut, Cucu mengklaim bahwa pungutan tersebut bukan termasuk pungli.

BACA JUGA :  Kamar Mandi Sudah Dibersihkan Tapi Masih Bau? Ini 5 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

“Mereka mengaku kebutuhannya memang mencapai Rp1 miliar, dan saya lihat jumlah pembayaran dari orang tua bervariasi, ada yang Rp100 ribu hingga Rp3 juta. Jadi tidak dipatok, Rp2,6 juta itu hanya rata-rata saja,” jelasnya.

Meski demikian, Cucu menyayangkan pungutan sebesar itu yang digunakan untuk makan siang guru di SMAN 02 Cileungsi.

“Walaupun menurut pengakuan mereka itu untuk guru honorer saja, kami tetap menyayangkan. Meski sudah dibatalkan, ini tetap menimbulkan narasi negatif di tengah masyarakat,” tutupnya.***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================