
BOGORTODAY.COM – Seorang pria bernama MFR (20), warga Desa Baleturi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, tewas tersengat listrik tegangan tinggi saat sedang melakukan perbaikan kabel di tiang listrik.
Korban yang berprofesi sebagai teknisi Wi-Fi tersebut dilaporkan tersengat saat bekerja pada Rabu (22/1/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon.
Kronologi kejadian bermula ketika korban bersama saksi AF berpamitan kepada pelanggan Wi-Fi berinisial GBM untuk memasang kabel Wi-Fi. Setibanya di lokasi, korban yang berada di atas tiang listrik mulai menarik kabel, sementara saksi AF membantu dari bawah.
Namun, saat sedang melakukan pekerjaannya, korban tidak menyadari adanya aliran listrik tegangan tinggi yang mengalir di sekitar kabel yang ia pegang, sehingga ia tersengat listrik.
“Betul kejadian petugas Wi-Fi tersengat aliran listrik saat perbaikan kabel jaringan,” ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto, saat dikonfirmasi detikJatim pada Kamis (23/1/2025).
Peristiwa tragis ini menjadi viral setelah video detik-detik korban tersengat listrik beredar luas di aplikasi percakapan WhatsApp. Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, terlihat korban berdiri di antara kabel-kabel tiang listrik dan menjadi tontonan warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.
Setelah kejadian, Polsek Prambon, Tim Inafis Polres Nganjuk, petugas PLN, dan tim medis Puskesmas Prambon segera mendatangi lokasi kejadian. Untuk mempercepat proses evakuasi korban, petugas PLN segera memadamkan aliran listrik yang masih menyambung pada tiang tersebut.
“Saat itu PLN segera memadamkan aliran listrik untuk mempercepat proses evakuasi korban,” tambah AKP Supriyanto.
Proses evakuasi dilakukan dengan segera, namun sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pekerja di lapangan, khususnya yang bekerja dengan kabel dan tiang listrik, untuk selalu berhati-hati dan memastikan kondisi aman sebelum melakukan pekerjaan yang berisiko tinggi seperti ini.
Pihak kepolisian setempat bersama dengan instansi terkait lainnya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















