Atap SD Negeri 1 Gereneng Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

BOGORTODAY.COM – Peristiwa mengejutkan terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (9/2/2025). Atap sekolah tersebut ambruk setelah diterjang hujan deras yang disertai angin kencang.

Meski kejadian tersebut memprihatinkan, beruntung tidak ada korban jiwa karena peristiwa terjadi pada hari libur sekolah, saat para siswa tidak sedang berada di dalam kelas.

Kepala SD Negeri 1 Gereneng, Mahdi, menjelaskan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. “Kejadiannya kemarin, jam setengah sepuluh saat hujan besar dibarengi angin kencang. Syukurnya anak-anak sedang libur sekolah, kan hari Minggu,” kata Mahdi di lokasi kejadian, Senin (10/2/2025).

BACA JUGA :  Tolak SHGB PT PMC, Petani Sukajaya Geruduk Polres Bogor

Meski tidak ada korban jiwa, kondisi sekolah tersebut cukup memprihatinkan. Reruntuhan genting dan plafon berserakan di dalam ruang kelas, menunjukkan betapa parahnya dampak dari cuaca ekstrem tersebut.

Setelah kejadian, proses belajar mengajar sementara dipindahkan ke ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dan dapur sekolah karena sebagian besar ruang kelas tidak dapat digunakan.

SD Negeri 1 Gereneng memiliki 8 rombongan belajar dengan 6 ruang belajar, namun hanya 3 ruangan yang masih bisa digunakan. Sayangnya, hampir seluruh ruang kelas mengalami kebocoran, sehingga saat hujan, air tergenang di dalam kelas.

BACA JUGA :  7 Minuman Sebelum Tidur yang Ampuh Membakar Lemak

Mahdi berharap agar pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi sekolah tersebut.

“Kami berharap agar ruang belajar siswa bisa segera diperbaiki, agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan siswa bisa belajar dengan nyaman,” tambahnya.

Pihak sekolah mengharapkan perbaikan yang cepat agar siswa tidak terganggu dan dapat kembali belajar di ruang kelas yang layak. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya perawatan infrastruktur sekolah, terutama di wilayah yang rawan cuaca ekstrem.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================