BOGORTODAY.COM – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Sidoarjo Selatan, tepatnya di Puskesmas Porong dan sejumlah rumah warga di Kecamatan Jabon, pada Kamis sore, (20/2/2025). Bencana ini menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum dan rumah-rumah warga di beberapa desa.
Kepala Puskesmas Porong, dr. Hinu, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Angin kencang merobohkan atap dari tiga ruangan di Puskesmas, yakni ruang pendaftaran, pemeriksaan umum, dan ruang rekam medik.
“Tiga ruang tersebut atapnya terbang, kemudian plafonnya jebol. Bersyukur ada bantuan dari Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jatim dan Polsek Porong. Puing-puing selesai dievakuasi,” ungkap dr. Hinu, Kamis (20/2/2025).
Di sisi lain, Imam (36), warga Desa Balongtani, menceritakan bahwa belasan rumah di Kecamatan Jabon mengalami kerusakan parah akibat hujan angin tersebut.
“Kejadiannya saya tidak mengetahui secara pasti. Saya sampai rumah sempat kaget, ternyata rumah saya rusak parah,” kata Imam.
Imam, yang juga Ketua Kartar Sidoarjo, mengharapkan agar BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sidoarjo segera melakukan pendataan terhadap rumah warga yang rusak akibat bencana ini.
“Kami meminta BPBD segera memberikan bantuan ke warga di Kecamatan Jabon, di antaranya berupa terpal karena bantuan itu sangat dibutuhkan oleh warga,” tambah Imam.
Kapolsek Jabon, AKP Iwan Setiawan, menyatakan bahwa hujan deras disertai angin kencang ini melanda empat desa di Kecamatan Jabon, yaitu Desa Balongtani, Kedungrejo, Semambung, dan Kedung Pandan.
“Saat ini petugas dari polisi, Satpol PP, BPBD, PLN serta dibantu warga telah melakukan pembenahan sementara rumah dan fasilitas umum yang rusak. Sampai saat ini listrik masih padam,” ujar Iwan.
Pihak berwenang bersama warga setempat masih bekerja keras melakukan penanganan dan perbaikan sementara di lokasi-lokasi yang terdampak.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem lanjutan, sementara bantuan darurat terus diberikan untuk meringankan beban mereka yang terdampak.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















