BOGORTODAY. COM – Pelatih basket SMPS Mardi Waluya, yang anak didiknya terlibat dalam insiden pemukulan dalam pertandingan basket ternyata tidak memiliki lisensi resmi
Kepala Sekolah SMPS Mardi Waluya, Rina Astuti menyampaikan bahwa pihaknya mengakui pelatih basket tersebut disiapkan hanya untuk ajang turnamen pada saat itu
“Itu memang tidak berlisensi karena kondisi kekosongan yang ada di sekolah, kemudian sebagai bentuk persiapan turnamen,” ujarnya. Senin (24/2/2025)
Namun, Rina juga menegaskan bahwa pihaknya telah memberhentikan pelatih basket SMPS Mardi Waluya yang mendampingi pada saat pertandingan di Kota Bogor itu.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















